DIDUKUNG SMK BAKTI LUHUR SDK MARSUDIRINI SELENGGARAKAN COOKING CLASS

Suarajarmas.com – Dalam upaya mengisi waktu luang,  melatih dan memahami kemampuan hal dasar dalam kehidupan, siswa kelas 6 SDK Marsudirini mengikuti pelajaran ekstrakkulikuler cooking class (kelas memasak) di SMK Bakti Luhur Desa Kalena Wanno Kecamatan Kota Tambolaka Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Nusa Tenggara Timur, Rabu (31/5/2023).

Cooking class ini merupakan ide kepala SDK Marsudirini bersama guru-guru untuk mengisi waktu luang siswa kelas 6 setelah mengikuti ujian akhir beberapa waktu lalu dengan mengisi  berbagai program kesehatan, mengajar materi dasar matematika, bahasa Inggris, IPA, Bahasa Indonesia, belajar mencuci dan melipat pakaian, dan cooking class.

Ide ini mendapat respon positif dan SMK Bakti Luhur yang sudah mempunyai jurusan Tata Boga yang didukung dengan perlatan lengkap dan sekaligus menyiapkan bahan praktek dan tenaga pengajar yang membimbing anak-anak kelas 6 SDK Marsudirini.

Kepala SDK Marsudirni, Sr. M. Theodorine, OSF., yang ditemui media ini mengatakan ide cooking class ini diselenggarakan guna mengisi waktu luang anak-anak kelas 6 setelah mengikuti ujian akhir. Dirinya berenacana akan mengundang  beberapa sekolah khususnya dari SMP untuk mendukung kegiatan tersebut.

“Saya baru disini, jadi belum tahu situasi di SBD, lalu saya lakukan komunikasi dengan SMK Bakti Luhur dan mereka menyambut baik rencana kami tersebut. Bahkan SMK Bakti Luhur mengajak kami untuk praktek disini karena semua peralatan sudah lengkap di sini” ungkapnya.

Sr. Theodorine menjelaskan kegiatan cooking class merupakan kegiatan pertama yang sudah terwujud yang merupakan kegiatan positif untuk terus melakukan pembinaan bagi siswa SDK Marsudirini sebagai hal dasar dalam kehidupan yang harus dimiliki.

Kedepan program ini menjadi program bagi kelas-kelas sebelumnya tidak saja hanya untuk kelas 6, karena program ini merupakan bekal bagi anak-anak untuk masa depan mereka.

Baca Juga :   BLK Don Bosco Sumba dan PT DAIKIN Gelar Pelatihan Teknisi AC

Sr. Theodorine menyampaikan ucapan terima kasihnya pada SMK Bakti Luhur yang sudah memberi respon positif dan memberikan dukunga penuh terwujudnya progam cooking class ini.

“Kali ini kami mendapatkan dukungan penuh dari Bakti Luhur, semuanya gratis dan sudah disiapkan oleh SMK Bakti Luhur. Terima Kasih pada SMK Bakti Luhur, ini merupakan ide luar biasa dan Tuhan memberikan kesempatan dan orang yang tepat yang sudah mendukung penuh cooking class ini” ujar Sr. Theodorine bahagia.

Sementara itu Kepala SMK Bakti Luhur F.R. Titik Palupi, S.Pd., MM.,  menuturkan dukungan pada SDK Marsudirini ini sebagai wujud dari pengabdian SMK Bakti Luhur bagi masyarakat dan lingkungan. Selain mendukung SDK Marsudirini, SMK Bakiti Luhur juga sudah merangkul ibu-ibu PKK desa untuk mendapatkan ilmu Tata Boga.

SMK Bakti Luhur sering mengundang koki atau juru masak terbaik untuk mengajar dan melatih tata boga di sekolah. SMK Bakti Luhur.

“Selain kami mendidik siswa SMK Bakti Luhur untuk menjadi tenaga professional di bidang tata boga, kami juga ingin berbagi dengan masyarakat dan lingkungan. Program cooking class ini menarik sekali untuk mengedukasi anak-anak tentang kuliner, terutama kuliner lokal” tuturnya.

Lebih lanjut Titik menjelaskan cooking class ini bisa menjadi program yang baik, karena akan mendidik anak-anak untuk menjadi mandiri dengan makanan yang sehat.

Dirinya berharap progam ini menjadi program yang berkelanjutan bersama SDK Marsudirini, karena 75% siswa SMK  melakukan praktek di sekolah, sehingga SMK Bakti Luhur juga bisa berbagi, ilmu dan pengalaman dengan lingkungannya.

“Saya sangat gembira sekali dengan program ini, keberadaan kami ini berguna tidak saja berguna bagi siswa SMK tetapi juga berguna bagi lingkungan” pungkasnya.*** (Octa/002-23).-