DAMAI AKAN HARGAI TOKOH PEMEKARAN SBD

Wewewa Selatan -SJ,- Dalam kampanye Zona 1 di kampung Mareda Desa Denduka Kecamatan Wewewa Selatan  titik lokasi yang didatangi oleh paket Damai, kampung yang berbatasan barat  dengan Kodi Balagar, desa Denduka secara umum adalah desa tertinggal, dan jarang disentuh oleh pemerintah kabupaten, sehingga desa ini terlihat tidak ada perkembangan yang berarti. Sarana peneranganpun masih menunggu pemasangan jaringan oleh PLN yang merupakan program pusat dengan dana APBN.

“Sarana jalan saja berbatu lepas dan jarak tempuh anak sekolah dasar anak-anak dari kampung Mareda harus menempuh jarak 9 KM ke arah desa Wewula, dan untuk melanjutkan pendidikan ke SMP dan SMA,  anak anak harus menginap dirumah keluarga karena jarak ke sekolah tersebut berada di pusat kecamatan,” tutur David Lendi sebagai panwaslu kecamatan saat memantau kegiatan kampanye dialogis, tanggal 6/04/2018.

Lebih lanjut David menjelaskan bahwa desa Denduka secara umum memiliki potensi pertanian seperti hasil padi sawah dan lading diantaranya  jagung, keladi ubi, pisang, kakao dan kopra, dan juga akses  jalan yang tidak bersahabat membuat warga sulit mengantar hasil pertanian dan perkebunannya ke kota serta bantuan alat pertanian bagi warga petani sangat minim.

Antusias warga desa menyambut paket Damai dalam mengunjungi kampung Mareda desa Denduka sangat tinggi hampir sebagian warga desa Denduka hadir dan serius mendengarkan visi dan Misi Paket Damai.

lima ratusan lebih warga Denduka mengikuti kampanye DAMAI

“Warga Denduka  menerima siapa saja paket mana saja untuk menyampaikan visi dan misi paketnya masing masing sehingga warga bisa membedakan mana yang terbaik untuk dipilih atau didukung,”tutur  Antonius Bili Tuan rumah.

Blusukan yang dilakukan oleh paket Damai bukan sebuah pecitraan  tapi merupakan bentuk keseriusan  seorang calon pemimpin melindungi dan mengangkat harkat dan martabat ole milla ole dengo dengan cara mendatangi dan melihat secara langsung kondisi mereka.

Baca Juga :   PARPOL & MASYARAKAT AGAR TURUT MENGAMANKAN PEMILUKADA 2018

“Dukung pemimpim yang paham tentang situasi dan kondisi daerah, punya kecerdasan, kapasitas serta integritas baik, dan pemimpin yang amanah,” ungkap Pdt Soleman Lende Dappa, selaku Ketua pemenangan paket damai selain itu uga sebagai ketua Yayasan Tunas Timur yang memiliki 55 Sekolah SMA dan SMK kejuruan di SBD.

Wewewa Selatan memiliki Tokoh tokoh intelektual yang sangat luar biasa, terbentuk dan lahirnya kabupaten SBD berkat perjuangan tokoh tokoh yang berasal dari wewewa selatan, sebut saja Prof. Manase Malo dan Timothius Langgar, SH.

Kornelis Tanggu Bore, saat berorasi didepan warga desa Denduka

“Jangan kita melupakan sejarah sesunguhnya Wewewa Selatan  memiliki tokoh tokoh hebat, misalnya Prof. Manase Malo,  Timo langgar.   Saya punya ikatan yang mendalam bersama Pak Timo Langgar sewaktu berjuang bersama untuk membangun kabupaten Sumba Barat “tegas Kornelis Tanggu Bore saat orasi politik di depan warga desa denduka.

Diwaktu yang sama Dominggus Damma menyampaikan jika Tuhan berkehendak paket Damai terpilih tokoh pemrakarsa dan Pendiri SBD seperti Prof. Manase Malo dan Timo Langgar, namanya akan  diabadikan pada bangunan-bangunan  publik dan nama Jalan di SBD,” Tuturnya.

Dari pernyataan kedua calon paket Damai ini dapat menjawab keinginan isi hati warga Wewewa Selatan yang merasa bahwa tokoh-tokoh mereka tidak mendapat apresiasi dari pemda SBD dari waktu ke waktu. Tidak salah jika ketua PBB, sebagai partai pengusung paket Damai, Octa Dapa Talu  mengibaratkan ibarat permainan sepak bola, Wewewa Selatan permainannya cantik, tetapi tidak pernah memasukan gol, tidak pernah menjuarai turnament tersebut,  hanya orang lain saja yang merasakan hasilnya tetapi lupa menghargai pencetus awal. (AH),-