Bupati SBD Buka Musyawarah Daerah ke-2 PPNI Tingkat Kabupaten

Tambolaka-SJ……….  Bupati Sumba Barat Daya (SBD), dr. Kornelius Kodi Mete membuka secara resmi Musyawarah Daerah ke-2 Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) tingkat kabupaten di aula Hotel Sinar Tambolaka Kabupaten SBD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (23/7/2022).

Pembukaan musyawarah daerah ke-2 PPNI tingkat kabupaten yang dibuka oleh Bupati SBD disaksikan oleh Sekretaris DPW PPNI Provinsi NTT, Ketua DPD PPNI Kabupaten SBD periode 2017-2022, Frederikus L. Pandango, A.Md.Kep., para peserta musyawarah dan beberapa tamu undangan lainnya.

Musyawarah daerah ke-2 PPNI tingkat kabupaten ini mengusung tema “Membangun perubahan menuju organisasi PPNI yang kuat dan bersatu di Kabupaten SBD”.

Dalam sambutannya Bupati SBD Kornelius Kodi Mete mengatakan perawat merupakan profesi terbesar di bidang kesehatan sehingga peran perawat sangatlah penting dalam dunia kesehatan dengan menjunjung tinggi etika keperawatan dalam memenuhi kebutuhan bio, psiko, sosial dan spiritual dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terutama orang sakit yang membutuhkan.

Perawat dalam segala pelayanan keperawatan selalu memperhatikan kewenangan yang diberikan terhadap aspek keperawatan berdasarkan pendidikan dan pengalaman serta wajib mematuhi standar profesi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang kesehatan terutama dalam bidang keperawatan.

“Perawat dalam melakukan praktik keperawatan harus selalu meningkatkan mutu pelayanan profesinya, mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pendidikan dan pelatihan sesuai dengan bidang tugas dan fungsinya yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun organisasi profesi”, katanya.

Lebih lanjut Bupati SBD menyampaikan tugas dan fungsi perawat harus dijalankan dan tidak melakukan atau mengambil tugas dan fungsi profesi lain. Perawat harus benar-benar bukan asuhan Keperawatan yang meliputi pengkajian, penetapan diagnosa keperawatan, perencanaan, tindakan keperawatan sampai pada evaluasi keperawatan.

Baca Juga :   MENJELANG PERAYAAN NATAL 2021, SBD BEBAS DARI COVID-19

“Perawat harus lebih bangga dengan profesi keperawatan daripada membanggakan profesi orang lain. Dan selalu berpikir positif dan berjiwa besar akan membawa perawat dalam melakukan tindakan keperawatan”, ujarnya.

Dirinya berharap dengan diadakannya musyawarah daerah ke-2 PPNI tingkat Kabupaten SBD dapat lebih mengoptimalkan peningkatan peran dan potensi kepemimpinan keperawatan dan networking sebagai suatu upaya kolektif untuk perjuangan bersama di berbagai sektor, sehingga terbentuk sebuah kekuatan baru baik lokal, nasional, regional maupun internasional.

Dan dirinya berharap pula, secara bersama dapat memberikan ide-ide yang inovatif demi perbaikan dan peningkatan kesejahteraan anggota yang pada akhirnya dapat berpengaruh pada produktivitas kerja dalam mengisi pembangunan kesehatan keperawatan di NTT khususnya di Kabupaten SBD. Sehingga dapat bergerak menuju perubahan menuju organisasi PPNI yang kuat dan bersatu di Kabupaten SBD.

PPNI merupakan wujud ikatan profesi keperawatan tempat membina dan mengembangkan kemampuan diri dalam membuktikan keberadaannya. Menapaklah dengan keyakinan lebih pasti, sejajar dalam abdikan diri. Dan juga bangkit berdiri dan langkahkan kakimu itu menapak hari esok yang penuh asa.

“Organisasi profesi PPNI harus benar-benar menjadi wadah yang mempersatukan anggotanya dan organisasi profesi mempunyai hak serta kewajiban membimbing, mendorong dan mengawasi serta memberikan perlindungan hukum terhadap para anggotanya dalam melaksanakan pelayanan keperawatan”, tuturnya. *** (Isto/005-22),-