BERSAMA TUHAN, TIDAK ADA KETAKUTAN

Tambolaka-SJ……….. Bersama Tuhan, Tidak Ada Ketakutan,  demikian tema yang diangkat dalam nats ibadah penutupan tahun 2020 di Gereja Kristen Sumba (GKS) Jemaat Mata kelurahaan Weetabula kecamatan Kota Tambolaka kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) provinsi Nusa Tenggara Timur, Kamis (31/12/20).

Pdt. Irene Takandjandji, S.Th saat memimpin ibadah penutupan tahun 2020 di GKS Mata

Ibadah tutup tahun 2020 dipimpin langsung oleh Pdt. Irene Takandjandji, S.Th ketua BPMJ sekaligus pendeta jemaat GKS Mata. Nats renungan firman diambil dari Yesaya 40:27-31, yang dihadiri oleh ratusan jemaat GKS Mata yang mengikuti ibadah penutupan tahun pada sore hari tersebut.

Dalam khotbahnya Pdt. Irene mengatakan tahun 2020 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi kehidupan umat manusia di seluruh dunia. Adanya wabah corona virus 2019 (Covid-19) yang melanda dunia berdampak pada semua sektor kehidupan manusia.

“Tahun 2020 ini, praktis hanya  60 hari kita jalani hidup normal,  sedangkan 305 hari lainnya kita menjalani kehidupan dengan adanya anjuran protokol kesehatan (prokes), selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir dan menjaga jarak” tutur Pdt. Irene.

Lebih lanjut Pdt. Irene menjelaskan dimulai bulan Maret 2020  proses kehidupan manusia berubah, kita mulai memakai masker dalam keadaan sehat dan dalam ruangan, kita tidak bisa bersalam-salaman bahkan kita harus ibadah di rumah.

Covid-19 berdampak pada semua sektor kehidupan manusia, baik sosial, ekonomi dan budaya. Covid-19 berdampak pada pertumbuhan ekonomi dunia, lebih khusus di SBD, ada yang harus kehilangan pekerjaan, ada yang usahanya bangkrut, bahkan ada yang harus berjuang untuk menekan dan memutus mata rantai penyebaran virus corona (khusus pada tim kesehatan).

Baca Juga :   Sang Kreator Dibalik Suskesnya Pelaksanaan PRPrG

“Kita bersyukur pada Tuhan,  karena kita masih bisa sampai pada penghujun tahun baru saat ini di Desember 2020. Kita bersyukur karena jemaat Mata masih bisa berkumpul untuk mengikuti ibadah penutupan tahun” ungkapnya.

Pdt. Irene menuturkan semua hal yang terjadi ini karena kasih Tuhan atas umatNya. Kita tidak perlu takut, karena Allah tetap menjaga hidup kita. (Amsal 23:18); Tuhan tidak pernah membiarkan dan meninggalkan kita (Ibrani 13:5) dan setiap orang percaya dirancang oleh Tuhan untuk keluar sebagai pemenang (Roma 8:37).

“Kita bersyukur karena Allah dalam diri Yesus Kristus telah menyiapkan kekuatan dan semangat untuk kita. Mari kita gantungkan seluruh harapan kita bahwa Allah tetap menjaga dan memelihara umatNya. Dalam hidup ini, kita harus melangkah dengan iman, diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan” tutup Pdt. Irene dalam khotbahnya.

Dipantau oleh media ini, pelaksanaan ibadah penutupan tahun 2020 berlangsung penuh hikmah, sukacita dan aman. Pendeta, Majelis dan seluruh jemaat tetap mematuhi ajnuran Prokes dalan menjalankan ibadah.

TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Tim Satgas Covid-19/SBD terlibat dalam menjaga dan mengamankan pelaksanaan ibadah penutupan Tahun 2020, dan siap memasuki tahun 2021 dengan penuh keyakinan bahwa BERSAMA  TUHAN, TIDAK ADA KETAKUTAN. Selamat memasuki tahun baru 2021. *** (Red.SJ/Octa/2020),-