
Tambolaka-SJ……Virus Corona atau Covid-19 merupakan pandemi global saat ini. Hampir seluruh dunia sudah terpapar covid-19 tidak terkecuali Indonesia. Dengan pandemi global ini banyak sektor yang menanggung dampaknya baik dari pemerintahan, lembaga, BUMN, pengusaha. Salah satunya sektor pendidikan dimana siswa/i diliburkan dan sekolah dari rumah atau belajar dari rumah.
Menanggapi hal tersebut Kepala Sekolah (Kepsek) Madrasa Aliyah Swasta (MAS) AL-Falah Tambolaka Astatan Abdulrahman, S. Pd.I bahwa sekolah telah menyediakan aplikasa untuk menjawab kebutuhan sekolah dalam menghadapi pandemi global ini. Aplikasi ini membantu siswa dan juga guru, bisa melaksanakan pembelajaran seperti didalam kelas hanya beda tidak bisa langsung tatap muka langsung seperti rilnua di dalam kelas itu saja bedanya. Dengan aplikasi ini guru bisa memberika pelajaran atau tugas kepada siswa sebaliknya siswa juga seperti itubisa belajar dan mengerjkan tugas lewat aplikasi. Nama aplikasinya E-Learning. Web E-Learning atau sekolah online menjadi pilihan dalam menghadapi Pandemi Global tuturnya Via Pesan WhatsAp yang di terima (Senin 6/04/2020).
Lebih lanjut ustad Tatan biasa disapa mengatakan aplikasi E-Learning ini bukan menjadi kewajiban buat sekolah-sekolah yang berada di bawah Kementerian Agama, tetapi menjadi pilihan ketika dituntut harus melaksanakan sekolah dari rumah atau belajar dari rumah dalam menghadapi pandemi global ini.
E-learning ini mempunyai server penyimpanan yang bisa diakses dari luar negeri yaitu negara Singapura. Kewajiban sekolah adalah membeli tempat penyimpanan yang sangat besar, agar bisa diakses oleh siswa-siswi selama 24 jam, dengan harga untuk VPS: Rp. 273.200/bulan sedangkan untuk domainnya: Rp. 93.000 / tahun.
“Sekolah kami MAS Al-Falah Tambolaka adalah satu-satunya sekolah Madrasah dibawah Kementrian Agama Republik Indonesia yang menggunakan Web E-Learning ini yang berada di kabupaten Sumba Barat Daya” ungkapnya.
Sedangkan cara pemakaiannya cara penggunaannya adalah, admin akan membuatkan User dan Password diperuntukan bagi Badan Eksekutif (Kepala Sekolah, Ketua Yayasan, Wakil) sebagai pengawas, Guru-guru sebagai pengajar dan Siswa-siswi sebagai pelajar. Kepsek, ketua Yayasan, Guru dan Siswa hanya menyediakan pulsa paket untuk menjalankan aplikasi E-learnig dan kami sudah menjalankan aplikasi sampai dengan sekarang.
Ustad Tatan mengharapakan adanya dukungan dari semua elemen dan pemerhati pendidikan. orang tua bisa ikut andil dan ambil bagian serta bekerja sama dengan sekolah, guna pelaksanaan sekolah online ini.
“Guru siswa dan komponen MAS Al. Fallah Tambolaka dapat membuka wawasanuntuk lebih aktif dan tidak membatasi diri sekalipun sekolah bernuansakan keagamaan” tutupnya,-*****
Liputan: Emil Buga,-
Suara Jarmas Portal Berita Sumba
