5 Pesan Bupati Dalam Natal Bersama Pemda SBD

Bupati SBD, dr. Kornelius Kodi Mete saat memberikan sambutan pada acara Natal Bersama Pemda SBD

Tambolaka-SJ…………………. Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Jumat (27-12-19) bertempat di Lopo Rumah Jabatan Bupati menyelenggarakan Natal bersama yang dipimpin oleh Romo dan Pendeta yang dihadiri oleh pimpinan OPD, BPS, Dekranasda SBD, Polres  SBD, KPU,  Camat,  Kepala Desa dan ASN serta tamu undangan lainnya.

Tema Natal yang diangkat dalam ibadah Natal ini adalah Hiduplah Menjadi Sahabat Bagi Semua Orang sesuai dengan Tema Natal yang sudah disepakati oleh PGI dan KWI. Ibadah Natal juga diisi dengan hiburan-hiburan, tarian Sumba dan Vocal Group Pemuda Gereja dan VG. Ibu-ibu PKK yang dipimpin langsung oleh Ibu Wakil Bupati SBD, Ny. Octavina T. S. Samani.

Dalam sambutannya usai ibadah syukur Natal, Bupati Nelis kembali tegaskan 7 jembatan emas sebagai program unggulan untuk membangun SBD. Dalam kesempatan tersebut Bupati Nelis memberikan wejangan-wejangan untuk membangun SBD sesuai dengan tema yang sudah ditentukan oleh PGI dan KWI. Adapun pesan-pesan Natal Bersama Bupati Nelis adalah sebagai berikut:

Pertama,  tahun depan Natal Pemda SBD harus lebih besar dan lebih meriah dibandingkan dengan tahun ini. Karena kita harus menjadi sahabat bagi semua orang. Ini  merupakan dampak dari Pilkada  Bupati dan Wakil Bupati Usai tahun 2018 yang mempunyai waktu jedah lama sebelum penetapan hasil Pilkada. Pelaksanaan Pra Sidang Raya Perempuan Gereja oleh PGI 2-5 November yang lalu di SBD, saat ini dirinya melihat peran perempuan semakin besar dan menjadi motor penggerak perayaan Natal kali ini.

Kedua,  hutan menjadi perhatian bersama karena saat ini pohon-pohon sudah habis ditebang oleh tangan-tangan jahil. Bupati Nelis menghimbau agar masyarakat tanam 7 pohon setiap rumah sebagai wujud menjadi sahabat bagi seluruh makhluk hidup. Segala upaya sudah dilakukannya pada saat menjadi Bupati periode 2008-2015 yang lalu tetapi belum berhasil.

Baca Juga :   GKS RARA, PERBEDAAN ITU INDAH

Ketiga, Bupati Nelis juga menghimbau sesuai arahan Presiden Jokowi untuk berlompat, bukan hanya berlari. Hal ini dimaksudkan agar Pemda bersama semua stake holder bergerak secara bersama-sama untuk membangun SBD malalui pariwisata.

“Kita semua harus menjadi pelopor untuk melakukan lompatan-lompatan. Menjelang Natal saya kumpul tenaga kesehatan untuk mewujudkan SBD yang bebas malaria, TBC dan HIV” ungkapnya.

Bupati Nelis juga menegaskan saat ini sudah memasuki musim lalat dan nyamuk yang bisa mengganggu kesehatan masyarakat dan mewujudkan desa sehat.

Bupati dr. Kornelius Kodi Mete (kedua dari kiri) didamping Kapolres SBD, AKBP Yoseph F.H. Mandagi, S.Ik, (kiri) Wakil Bupati Marthen Chrsitian Taka, S.IP bersama Ibu Wakil Bupati (kanan) dan Sekda SBD Drs. A.Umbu Zaza, M.Si (tengah belakang)

Keempat, Masalah penggunaan dana desa yang optimal dan menyentuh masyarakat desa. Agar dana desa tidak bermasalah agar Pemerintah desa memanfaatkan apa yang ada di desa. Dana desa yang sudah mencapai 1 M, hingga saat ini masih ada desa yang belum pencairan tahap 3 karena ketidak cerdasan dalam pengelolaan dana desa. Bupati berharap agar saat ini cahaya disetiap rumah penduduk, ingin supaya masyarakat berkecukupan pangan sehingga bisa bebas dari maslah stunting yang dihadapi saat ini.

“Angka stunting tertinggi di NTT adalah kabupaten SBD dan TTS. Dan khusus untuk SBD adanya di 4 kecamatan Kodi, itu fakta walaupun sebagai orang Kodi saya juga malu” tutur Bupati Nelis berseloroh.

Kelima, Bupati Nelis menghimbau bagi tenaga kontrak yang sudah berakhir masa kontraknya agar tidak masuk lagi pada tanggal 2 Januari 2020 nanti. Saat ini dirinya menghimbau seluruh OPD segera memasukan nama-nama tenaga kontrak yang akan dikeluarkan SKnya pada akhir tahun ini.

Baca Juga :   Sang Kreator Dibalik Suskesnya Pelaksanaan PRPrG

“Pimpinan OPD agar menyeleksi tenaga kontrak yang mempunyai kemampuan sesuai dengan yang dibutuhkan daerah. Jangan mengirim tenaga administrasi tetapi tidak mempunyai kemampuan menggunakan computer” tuturnya menjelaskan.

Beberapa pimpinan OPD yang mengikuti Natal Bersama Pemda SBD.

Bupati juga menjelaskan dirinya bersama Wakil Bupati sedang memikirkan bagaimana menggunakan tenaga-tenaga sarjana lainnya yang tidak lolos dalam tenaga kontrak  akan fungsikan di tiap-tiap desa di SBD.

Pantauan media pelaksanaan Natal Bersama Pemda SBD juga digunakan oleh Kapolres SBD AKBP Yoseph F.H. Mandagi, S.Ik untuk memperkenalkan diri serta Kepala BPS SBD Yohanis Zogara, SE yang menyampaikan akan dilakukan sensus penduduk di SBD pada Februari hingga Maret tahun 2020 mendatang.  Usai mengikuti Natal bersama Bupati Nelis dan Wabup Chris Taka bersama beberapa pimpinan OPD dan Asisten melanjutkan tugas dengan mengikuti Sidang Penyelarasan APBD di DPRD SBD Kadula.*****

Liputan: Octa Dapa Talu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.