Wewewa Tengah & Wee Rena Lunas Pajak 2019

Tambolaka-SJ ………………… Dari 11 Kecamatan di kabupaten Sumba Barat Daya  kecamatan Wewewa Tengah menjadi kecamatan lunas pajak 2019 dan dari 174 desa di SBD, desa Wee Rena merupakan desa pertama di SBD yang lunas pajak 100% tahun 2019. Kemudian di ikut 19 desa yang taat pajak diantaranya Desa Mawo Dana, Maliti Dari, Mareda Kalada, Wee Paboba, Mali Mada, Reda Pada, Pero, Kalembu Kaneka, Langa Lete, Rita Baru, Wee Wulla, Lombu, Kiko Boko, Mata Lombu, Tarra Mata, Umbu Ngedo, Waipadi, Panego Ede, Waiha.

Bertempat di GSG Weetebula Bupati Sumba Barat Daya (SBD) dr. Kornelius Kodi Mete melaunching PBB P2 disaksikan para kepala desa, Camat, bank NTT, OPD, Pertanahan SBD Senin (16/12/2019).

Dalam sambutannya Bupati dr.Nelis mengatakan pelayanan PBB P2 secara online yang akan dilaunching hari ini dapat meningkatkan pendapatan daerah dan pengelolaan potensi daerah yang ada dapat dimaksimalkan.

Untuk kelancaran dalam proses pelayanan pajak berbasis online yang terkoneksi dengan aplikasi bank, dilaksanakan penandatangan perjanjian antara pemda dalam hal ini Badan Pendapatan Baerah (Bapenda) dan bank. Laju pertumbuhan ekonomi SBD dari hari ke hari kian meningkat, tidak terlepas dari peran sektor parawisata dalam mengeksplor potensi wisata yang ada sehingga kunjungan wisatawan makin meningkat dan ini memberikan dampak positif bagi pendapatan asli daerah (PAD).

Lebih lanjut Bupati mengatakan penerima pajak daerah terhadap APBD kabupaten SBD tahun 2019 mengalami peningkatan dari tahun 2018. Pada tahun 2018 realisasinya Rp.11.269.135.675 sedangkan pada tahun 2019 realisasinya sampai dengan saat ini Rp.13.539.472.886.

Pemda melalui Bapenda pada tahun ini telah melaksanakan pemuktahiran data objek dan data subjek PBB P2 optimalisasi perhitung potensi pajak, pengendalian panagihan PBB P2, dan pelayanan pajak bumi dan bangunan secara online melalui apliksi V-TEX.

Baca Juga :   Cegah Covid-19, Pemda Sumba Tengah Tambah Anggaran 35 M & Bantuan Beras

“Tentu ini menjadi sebuah tekad untuk menyukseskan program kerja 100 hari menuju tanah terjanji Loda Wee Maringgi pada Wee Malala. Kita telah melakukan kerja sama dengan pihak terkait seperti Bank NTT, Badan Pertanahan Nasional, KKP Pratama dan kita telah membangun sistem informasi pelayanan PBB P2 (aplikasi V-TEX) yang secara online terkoneksi Bank NTT yang dapat di akses sehingga wajib pajak dapat dengan mudah membayar dan melunasi kewajibannya” tuturnya.

Melalui aplikasi ini telah mendukung dan mengimplementasikan transaksi non tunai sehingga pengelolaan keuangan daerah dilakukan secara tertip, efesien, efektif, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Bupati berharap dengan adanya  aplikasi ini akan memudahkan masyarakat sebagai wajib pajak dalam mengakses pajak melalui jaringan internet dan dari manapun bisa di akses.

“Saya memberikan penghargaan  dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada kecamatan Wewewa Tengah dan 20 desa atau kelurahan yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab untuk melunasi pajak tepat waktu” katanya.

Yohanes Bora, sekdes Bondo Boghila saat diwawancara media mengatakan dengan adanya Aplikasi ini dapat mempermudah, mempercepat proses pembayar pajak dan juga menghilangkan pra sangka dalam masyarakat karena aplikasi ini semuanya keuangan transparan tidak ada yang di tutup dan semua masyarakat bisa akses.

Lebih lanjut Jhon mengatakan agar dinas terkait ataupun  petugas dapat mensosialisasikan Aplikasi ini kepada masyarakat, sehingga masyarakat dapat memahami fungsi dan tujuan aplikasi ini. Apalikasi ini sangat membantu kami sebagai penagih pajak serta tidak terlalu membutuhkan tenaga tidak sama yang manual harus tagih dari rumah kerumah.

“Dengan adanya sistem ini dapat mendongkrak pendapatan daerah. Kewajiban masyarat untuk membayar pajak ada” tutupnya.****

Liputan: Emil Buga,-

Leave a Reply

Your email address will not be published.