Tim Satgas SBD Lakukan Sosialisasi Pencegahaan Covid 19 Pada Malam Hari

Tambolak a-SJ…….  Demi menyelamatkan ratusan ribu jiwa yang menghuni di bumi Loda Wee Maringi Pada Wee Malala Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Tim Satgas dari Korps Brimob Kompi IV Batalyon A Pelopor SBD bersama Dinkes dan Dinsos Kabupaten SBD tidak mengenal lelah dimalam hari yang dingin tetap melakukan sosialisasi untuk memberikan himbauan dan cara penanganan serta pencegahan penyebaran virus Covid 19 yang merajalela dimuka bumi sekarang ini.

Rute sosialisasi malam hari pada  Kamis (2/4/2020) dimulai dari kampung Radatani, lanjut ke Omba Lunda, Lede Giring, Payola Umbu dan berakhir di lokasi perumahan BTN Kabupaten SBD Propinsi Nusa Tenggara Timur.

Pembaca himbauan atau pengumuman dalam acara sosialisasi keliling oleh Tim Komunikasi dan Resiko kabupaten SBD dr. Ingkang Helena N G Sanger dkk, walaupun kegiatan dimalam hari mereka tetap semangat demi memberikan informasi yang aktual mengenai gejala dan penyebaran serta penularan virus Covid 19.

Corona virus adalah virus penyebab saluran pernapasan yang dapat menyebabkan kematian, adapun gejala dari penyakit virus Covid 19 adalah demam, panas lebih dari 38°Celcius, batuk, sakit tenggorokan, serta sesak napas atau gangguan pernapasan dan letih lesu.

Helena mengatakan, sehubungan dengan penyakit Virus Covid 19 yang sangat berbahaya dan sangat mudah menular, maka untuk mencegah penularannya Pemda SBD mewajibkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten SBD untuk mentaati hal-hal sebagai berikut:

1. Agar masyarakat tetap tinggal di rumah masing-masing bila tidak ada keperluan penting, 2. Menjaga jarak dengan orang lain minimal 1 meter atau 3 langkah orang dewasa, 3. Menjauhi tempat yang bersifat keramaian dan tidak berkumpul di tempat-tempat umum, 4. Menghindari berjabat tangan, tradisi cium hidung, bersentuhan dengan lain, 5. Sering mencuci tangan menggunakan sabun pada air yang mengalir, 6. Menjaga kebersihan lingkungan, 7. Makan makanan yang bergizi seimbang dan dimasak sempurna, 8. Minum air mineral 8 gelas perhari, 9. Melakukan olahraga yang cukup di rumah masing-masing, 10. Istirahat atau tidur minimal 6 jam perhari, 11. Berjemur dibawah sinar matahari minimal 15 menit setiap hari pada jam 10 pagi, 12. Bila batuk, gunakanlah masker sebagai penutup mulut, 13. Tidak merokok dan minum minuman keras yang beralkohol, 14. Tidak membuang ludah di sembarangan tempat seperti lendir batuk dan ludah saat mengkonsumsi kapur, sirih dan pinang, 15. Bila merasakan demam dan sesak napas yang berat segeralah berobat ke fasilitas kesehatan melalui klinik terdekat atau puskesmas, 16. Tetap waspada dan tidak panik serta ketakutan yang berlebihan,

Baca Juga :   Wabup Chris Taka Jadi Inspektur Upacara Penurunan Sang Saka Merah Putih

17. Jangan lupa berdoa sesuai dengan keyakinan dan kepercayaan masing-masing, 18. Bila ada keluarga atau teman yang datang dari luar pulau sumba dan terpapar virus Covid 19 segeralah menginformasikan kepada pihak rumah sakit atau fasilitas kesehatan terdekat atau dapat juga memberikan informasikan melalui facebook dengan alamat dinas kesehatan SBD.

Selesai memeberikan infomasi dan membacakan isi pengumuman Helena juga mengatakan, ketaatan dan kepatuhan bersama akan menyelamatkan kita semua dan orang-orang yang kita sayangi, oma opa, bapa mama serta keluarga dan masyarakat SBD pada umumnya.

“Mari bersama kita cegah corona di bumi Loda Wee Maringi Pada Wee Malala, SBD Siap melawan corona. Semoga Tuhan yang maha kuasa melindungi kita semua dan menjauhkan kita dari penularan waba virus Covid 19”, ujar dr. Helena. *****

Liputan: Isto Bobo,-

Leave a Reply

Your email address will not be published.