SP Online Diperpanjang Hingga Mei 2020

Kepala BPS SBD, Yohanis Zogara, SE

Tambolaka-SJ….. Sejak virus corona mewabah Indonesia dari bulan Maret 2020 yang lalu, dampaknya terasa dimana-mana. Diantaranya adalah Badan Pusat Statistik (BPS) yang sedang dalam pelaksanaan Sensus Penduduk (SP) Online di Indonesia.

Demikian diungkapkan kepala BPS kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Yohanis Zogara, SE   pada media SJ, Rabu (15/4/2020) diruang kerjanya kantor BPS Poma Tambolaka SBD. Kata Jhon Covid-19 ini muncul disaat kita mengejar ketertinggalan pencapaian progres SP Online oleh karena waktu kita terbatas disaat melakukan pendampingan bebarapa tempat yang sudah kita janjikan seperti Gereja, Kantor, dan Juga Kampus STKIP Weetebula.

Lebih lanjut Yohanis mengatakan dampak dari covid-19 ini kabupaten SBD menempati tempat terendah dalam SP Online yang lalu dengan capaian 8,10%. Sehingga SP Online diperpanjang dari 15 Februari sampai 29 Mei 2020.

“STKIP telah menyediakan satu ruang untuk kami melakukan pendampingan SP online,  disitu mahasiswa paling banyak, Plt kantor Dispenduk Capil juga memberikan kita 1 ruang dan kita sudah siapkan 2 pegawai berkantor di sana untuk bisa mendampingi masyarakat-masyarakat yang melakukan perekaman E-KTP,  namun kita baru berjalan 2-3 hari muncul Covid-19  dan Pemerintah mengambil kebijakan  Social Distancing (jaga jarak), semuanya terhenti” katanya.  

Memang ini sangat menghambat SP Online,  namun demikian dengan adanya Social Distancing dan Physical distancing,  masyarakat di rumah sangat cocok untuk melakukan SP Online,  karena masyarakat tinggal dirumah saja dan hanya mencari informasi setiap anggota rumah tangga.  Mudah sekali karena semua berkas ada dirumah,  tinggal membuka laman web sensus.bps.go.id.

Yohanis menghimbau bagi masyarakat didaerah pelosok dan belum memilik jaringan,  nanti akan ada SP wawancara. Kita juga telah melakukan rapat koordinasi tingkat kecamatan yang melibatkan seluruh kepala desa di tiap kecamatan. Setiap yang hadir kita sudah siapkan surat maupun bahan dalam bentuk  leaflet untuk menjadi bahan pendampingan terkait sensus.

Baca Juga :   DANDIM 1629/SBD, PIMPIN PENERAPAN PROTKES BERSAMA SATGAS COVID-19/SBD

“Harapan kami bahan ini bisa sampe di ketua Rukun Tetangga (RT) dan RT bisa memberi tahu ke warganya. Sekalin Rakorcam kita juga telah memasang spanduk disetiap kecamatan, kantor, BUMN, Rumah Sakit, Bank dan tempat-tempat umum lainnya” tuturnya.

Yohanis mengharapkan dukungan Pemda SBD,  selain memusatkan penanganan ke Covid-19,  sekali-sekali bisa mengingatkan masyarakat untuk menyampaikan pentingnya SP dan keikutsertaan mereka.

“Kalau bukan moment ini kita gunakan untuk mengumpulkan data-data kependudukan tidak ada moment lain lagi karena Sensus Penduduk ini hanya 1 kali dalam 10 tahun. Dalam perencanaan pembangunan data yang paling banyak jangkauannya yang meliput populasi hanya sensus penduduk sedangkan survei hanya sampelnya saja” jelasnya.

Dengan diperpanjangnya SP Online ini kita sangat mengharapkan masyarakat mengisi SP Online terutama yang berpotensi yang memiliki HP andorid dan memiliki jaringan. Yang menjadi target SP Online TNI/Polri, ASN, Tenaga Kontrak, Guru, Aparat Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan masyarakat pada umum yang memiliki HP android dan tempat yang terkoneksi dengan jaringan internet.

Dengan diperpanjangnya SP Online ini untuk menggurangi porsi SP Wawancara, memberikan kesempatan bagi yang berpotensi untuk mengisi dan karena pencegahan Covid-19. Dalam menghadapi situasi saat ini, dengan maraknya Covid-19 dan upaya-upaya memutus rantai penyebaran covid-19 Yohanes menghimbau kepada seluruh masyarakat agar mengikuti anjuran pemerintah dirumah saja, selalu cuci tangan, pake masker, kurangi perkumpulan yang melibat banyak orang, jaga jarak dan kurangi kontak fisik dengan orang lain serta kita harus mendukung teman-teman yang berada di garda terdepan dalam mengatasi penyebaran Covid-19.

“Selamat Merayakan Paskah dan Jumat Agung serta Kebangkitan Yesus bagi semua Umat Kristiani, mari kita dukung protokol kesehatan untuk di rumah saja sekaligus mengisi SP Online” tutupnya. ****

Baca Juga :   KADIS PMD BANTAH TIDAK HARGAI PANGGILAN DPRD SBD

Liputan: Emil Buga,-

Leave a Reply

Your email address will not be published.