Sadarkan Pentingnya Pengelolaan Arsip

Tambolaka-SJ……………Dalam rangka meningkatkan kesadaran  para instansi pemerintahan, lembaga pendidikan, swasta, LSM maupun organisasi masyarakat, Pemerintah Daerah melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) menyelenggarakan sosialisasi tentang penataan dan pengelolaan arsip pada hari Senin,(22/10/2018) di aula Seruni SBD.

Kegiatan ini dihadiri oleh para pimpinan OPD, para camat, para kepala desa, LSM, Sekolah-sekolah, Perguruan tinggi, dan para ormas.

Dalam penyampaian materinya Kepala Deputi Bidang Pembinaan Kearsipan Nasional DR.H.Andi Kasman, SE,MM menegaskan akan pentingnya menjaga dan merawat arsip dengan baik dan benar karena arsip merupakan informasi yang tertulis maupun terekam dan merupakan salah satu sumber informasi bagi pelaksanaan manajemen baik pada lembaga pemerintahan maupun lembaga swasta lainya.

“Arsip yang dulu kita kenal hanya tulisan atau surat maupun dokumen kini sudah banyak macamnya, mulai foto, video, rekaman suara itu semua adalah arsip yang harus kita jaga dan kita rawat dengan baik dan benar karena itu adalah tulang punggung manajemen, bukti akuntabilitas kinerja aparatur, bukti sejarah, aset organisasi dan bukti sah di pengadilan” ungkapnya.

Andi Kasman juga menambahkan bahwa pengelolaan arsip itu sendiri sebenarnya sudah diatur dalam Undang-undang nomor 43 tahun 2009 dan peraturan presiden nomor 2 tahun 2015 sehingga mutlak hukumnya bagi lembaga maupun instansi pemerintahan untuk mengelola dan menjaga arsip yang ada di kantornya masing-masing.

Sementara itu Plt Kadis Dinas Kearsipan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Drs. Doris Alexander Rihi, Msi sangat mendukung kegiatan penyelengaraan sosialisasi mengenai kearsipan ini, pasalnya arsip sendiri merupakan suatu rekaman kegiatan dalam penyelenggaraan pemerintah yang dapat dijadikan alat bukti otentik yang sah dalam setiap kasus dan permasalahan di pengadilan.

Baca Juga :   Cara Baru Peringati Valentine Day

“Keberadaan arsip khususnya arsip vital dan arsip bersejarah harus dijaga keutuhanya karena ini merupakan rekaman akan sejarah dan peristiwa kegiatan pemerintahan maupun lembaga lainya dalam pembuktian ketika terjadi kasus maupun permasalahan yang dihadapi” ucap Doris.

Doris juga mengungkapkan bahwa rata-rata setiap lembaga maupun instansi pemerintahan yang ada di NTT masih banyak yang belum mampu mengelola arsip dengan baik, sehingga melalui kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada semua peserta tentang pentingnya mengelola arsip.

“Saya masih banyak sekali menemukan disemua lembaga baik itu di pemerintahan maupun lembaga swasta khususnya kita di NTT ini masih belum mampu menata maupun mengelola arsip dengan baik sehingga dengan adanya kegiatan ini saya harapkan agar dapat memberikan pengetahuan tentang teknik penyimpanan arsip, meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dapat memaksimalkan arsip setiap lembaga, instansi, maupun organisasi sehingga mempermudah pencarian dokumen dan menumbuh kembangkan budaya arsip terutama yang bernilai sejarah” ungkapnya.

Pantauan media, para peserta nampak antusias selama kegiatan berlangsung sehingga sosialisasi ini diharapkan dapat dipahami oleh setiap peserta dan dipraktekkan langsung dalam pekerjaanya karena kesadaran dan perhatian terhadap pengelolaan arsip yang baik dan benar dapat mempermudah pencarian data ketika diperlukan.(JNL),-

Leave a Reply

Your email address will not be published.