RELAWAN MUDA WAILIANG LAKUKAN PENYEMPROTAN DISINFEKTAN

Waikabubak-SJ………. Covid 19 atau virus Corona yang sedang melanda dunia saat ini menjadi perhatian bersama baik itu oleh Pemerintah mauapun warga masyarakatnya. Demikian halnya dengan bangsa Indonesia yang saat ini sudah mulai panik dengan penyebaran virus corona, dari 34 provinsi di Indonesia tinggal dua provinsi yang belum porsitif covid 19.

Hingga saat ini provinsi yang belum positif terjangkit virus corona adalah provinsi Gorontalo dan Provinsi NTT. Provinsi NTT merupakan provinsi kepulauan  yang terdiri atas pulaupulau yang tersebar di NTT mempunyai tantangan tersendiri dalam menghadapi dan mencegah covid 19.

Data terakhir per 30 Maret 2020 untuk provinsi NTT, yang positif covid 19 = 0, Pasien Dalam Pengawsan (PDP) = 6, Orang Dalam Pemantauan (ODP)= 502. Hal ini bukanlah berita yang menggembirakan jika tidak ada upaya-upaya pencegahan yang sinergis antara Pemerintah dan stake holder yang ada. Masyarakatpun harus berperan serta didalam upaya pencegahan bersama ini yaitu dengan mentaati seluruh himbauan pemerintah dengan menjaga kebersihan, selalu mencuci tangan, menghindari kumpulan-kumpulan massa dan lain sebagainya.

Lain halnya dengan yang dilakukan oleh kelompok Pemuda Kelurahan Wailiang, selain sudah mentaati anjuran-anjuran Pemerintah dalam upaya pencegahan covid 19, Pemuda Wailiang yang terdiri atas relawan-relawan muda Kelurahan Wailiang Kecamatan Kota Waikabubak Kabupaten Sumba Barat juga berinisiatif melakukan upaya pencegahan dengan penyemprotan disinfektan di rumah-rumah penduduk.

Pada Rabu (1/4/20) Relawan Muda Wailiang ini melakukan penyemprotan disinfektan dirumah-rumah penduduk di kelurahan Wailiang. Kegiatan penyemprotan disinfektan covid 19 yang dilakukan oleh para relawan muda ini di koordinir oleh Amir Hamzah S. Sos.

Kegiatan ini mendapat tanggapan serius dan apresiasi luar biasa  dari tokoh masyarakat dan masyarakat kelurahan  Wailiang. Amir Hamzah mengatakan kegiatan ini dilkakukan untuk mencegah masuknya virus 19 di kelurahan Wailiang dan Maliti.

Baca Juga :   Satgas Covid-19/SBD Lakukan Tracking dan Pengambilan Swab di Tambolaka

“Daripada kita menunggu Pemerintah (Dinas Kesehatan)  saja yang melakukan, jika kita bisa kita juga akan lakukan untuk mencegah covid 19 ini.  Adapun pengadaan obat-obatan dan dana diperoleh dari para relawan dan sumbangan dari warga masyarakat” ungkapnya.

Amir menjelaskan ramuan disinfektannya dibuat sendiri oleh para relawan muda, dirinya berharap  dengan kegiatan positif ini  ikut membantu memerangi covid 19.

“Pencegahan covid 19 merupakan tanggung jawab semua pihak tidak saja Pemerintah, TNI/Polri tetapi Relawan Muda Wailiang juga ingin ikut berperan serta guna memutus mata rantai penyebaran virus corona” tutupnya. *****

Liputan: Team-SJ,-