PRPrG Mengangkat Hak dan Derajat Perempuan

Pdt. Yanggu Anakudu, S.Th Pendeta GKS Tambolaka

Tambolaka-SJ……………………Perempuan memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan. Tanpa perempuan kita tidak akan ada, karena semua kita berasal dari perempuan. Harkat dan martabat perempuan sebagai ciptaan Tuhan selalu tidak dianggap. Banyak kekerasan yang terjadi pada perempuan dan anak. Lewat kegiatan ini Pra Sidang Raya Perempuan Gereja (PRPrG) di GKS Mata Tambolaka Kabupaten  Sumba Barat Daya (SBD) 2-5 November 2019 dapat memberi ruang dan mengangkat martabat perempuan.

Pada tahun ini di kanca Politik Nasional perempuan mengukir sejarah. Pertama kalinya Anggota DPR RI dari Pulau Sumba adalah perempuan, Ketua DPRD provinsi NTT adalah Perempuan dan Ketua DPR RI adalah perempuan.

Pdt.Yanggu Anakudu, S.Th ketua BPMJ GKS Tambolaka mengatakan kita bersuka cita oleh pesta iman yang terselenggara di SBD.  Dan ini merupakan sejarah dalam 450 tahun diselenggarakan Sidang Raya di Pulau Sumba. Untuk itu gereja-geraja yang ada bekerja sama menerima Pra sidang Raya perempuan di SBD dan menerima tamu sebagai  wujud dari kita menerima pra sidang Raya ini dengan keterlibatan seluruh jemaat sebanyak 71 yang ada di SBD dalam mengambil bagian. 200 tamu tingal di Jemaat Tambolaka, 200an lainnya tinggal di Jemaat Mata, mereka tinggal di rumah-rumah warga.

Lebih lanjut Pdt. Yanggu mengatakan bahwa ada kesenjangan sosial antara perempuan dan laki-laki yang sampai saat ini masih terjadi. Namun dengan PRPrG ini dapat mengangkat hak dan derajat perempuan. Sehingga perempuan memiliki hak yang sama dengan laki-laki. Yang ikut PRPrG terbatas,  dan lebih khusus untuk perempuan apa yang sudah dibicarakan dapat dibawa pulang ke gereja masing-masing, sehingga tidak ada lagi perbedaan antara peran laki-laki dan peran perempuan.

Baca Juga :   KLOIT TEY SERAN MENGECAM DODI DAN TIM YANG MENGANULIR DIRINYA SEBAGI LIURAI KE VX

“Beri ruang yang seluasnya bagi kaum perempuan bisa terlibat dalam berbagai hal berkaitan dengan kehidupan bersama” ungkapnya.

Pdt.Yanggu juga berharap dapat menjadi tuan rumah yang baik, kita tunjukan keramah tamahan kepada tamu yang datang persidangan ini dapat berjalan dengan baik sampai selesai. Tentu dengan kehadiran tamu di SBD dalam rangka PRPrG kita dapat memperkenalkan destinasi Parawista. Dengan mereka mengunjungi destinasi parawisata di SBD, ketika mereka kembali dapat memperkenalkan destinasi parawisata dan budaya di SBD seperti yang mereka kunjungi.

“Kita bersyukur dengan kehadiran tamu dari luar meskipun jumlahnya terbatas ini merupakan kesempatan kita memperkenalkan destinasi pariwisata dan budaya sehingga  akan mengalami kemajuan dan jumlah pengunjung akan bertambah” tuturnya lebih jauh.

Hal senada juga diungkapkan oleh tokoh masyarakat SBD dari klasis Kodi Utara, Herman Djakadana,  masyarakat SBD dirinya  sangat bahagia karena Pesta Iman dalam hal ini PRPrG Pra Sidang Raya PGI ke 17 di laksanakan di SBD. Dengan adanya PRPrG ini dapat mempererat tali persaudaraan diantara kita dan memperkokoh iman kita di SBD. Sehingga kita terhindar dari segala hal isu-isu sosial yang terjadi di SBD.

Tokoh Masyarakat Asal KOdi Herman Djakadana

Herman mengapresiasi panitia yang menyelenggarakan PRPrG yang sudah bekerja keras sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik. Menurutnya perempuan adalah dapur dari rumah tangga kita, karena tanpa perempuan rumah tangga kita tidak akan hidup. Tanpa perempuan kita tidak ada di dunia ini.

“Oleh karena itu melalui PRPrG ini dapat membangkitkan semangat kaum perempuan lebih mempererat tali persaudaraan tidak memandang dari segi mana, agama, suku, ras dan wilayah serta pendidikan agar lebih mempererat tali persaudaraan” katanya.

Baca Juga :   Susah Mencari Anak Muda Untuk Bernyanyi di Gereja

Herman juga menghimbau dengan diselenggarakan PRPrG di SBD masyarakat dapat melihat begitu pentingnya iman kita begitu pentingnya gereja, sehingga Pemerintah Daerah dan Gereja  bekerja sama yang baik untuk kesejahtetaan masyarakat lebih khususnya SBD.

Herman juga berpesan kepada masyarakat agar menghargai tamu yang ada karena tamu yang ada adalah berkat bagi masyarakat SBD. Dimana kehadiran tamu-tamu di SBD meningkatkan Pendapatan Asli Daerah maupun pendapatan Domestik dan Regional bidang perekonomian masyarakat kita.

“Untuk para tamu/peserta PRPrG,  inilah SBD,  lihat eksotik destinasi parawisatanya dan keramahan masyarakat SBD,  inilah budaya SBD yang dikenal dengan semboyan  Bumi Loda Wee Maringgi Pada Wee Malala . Setelah pulang jangan lupa untuk mempromosikan wisata, Budaya SBD” tutupnya.

Penulis:  Emil Buga,-

Leave a Reply

Your email address will not be published.