PROGRAM 7 JEMBATAN EMAS MASUK DALAM RANWAL RPJMD SBD

Tambolaka-SJ…………  Bertempat di aula SMAK St. Alfonsus Tambolaka Sumba Barat Daya (SBD) bupati dr. Kornelius Kodi Mete membuka kegiatan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD yang dihadiri oleh dua narasumber dari Provinsi kamis (19/12/19). Turut hadir dalam kesempatan ini Ketua Dekranasda dan PKK SBD, seluruh pimpinan OPD, BUMD, Camat, LSM dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Nelis menekankan pembangunan 5 tahun kedepan visi misi pembangunan pemerintah kabupaten Sumba Barat Daya yaitu terwujudnya masyarakat SBD yang maju, berdaya saing, demokratis, berkualitas dan sejahtera.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri No 86 Tahun 2017 tentang tata cara pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah khususnya pasal 48 yang diamanatkan bahwa rancangan awal (Ranwal) RPJMD dibahas bersama dengan para pemangku kepentingan melalui forum konsultasi publik.

“Tujuannya untuk memperoleh masukan penyempurnaan Ranwal RPJMD dari semua stakeholder dan elemen masyarakat. RPJMD merupakan penjabaran secara konkrit dari visi, misi dan program kepala daerah 7 Jembatan Emas (desa bercahaya, berair,  berkecukupan pangan,sehat, aman tentram, desa pintar dan desa wisata) serta seluruh aktivitas pemerintah daerah dalam mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah” ungkapnya.

Lebih lanjut Nelis mengatakan RPJMD adalah instrumen untuk menilai keberhasilan unsur penyelenggara pemerintah daerah dalam menjalankan roda pemerintahan. Hal ini mengingat keberhasilan penyelenggara pemerintah daerah dinilai dengan cara membandingkan antara realisasi capaian kerja dengan target kinerja, pagu indikatif yang direncanakan dalam RPJMD dan dijabarkan lebih lanjut kedalam kelompok sasaran penerima manfaat dan lokasi kegiatan renstra perangkat daerah.

“Agar seluruh program dan target kinerja dapat kita capai, saya harapkan kepada seluruh perangkat daerah untuk melakukan perencanaan yang tepat dan efesien baik dalam pembangunan sumber daya maupun sumber dana yang berorientasi pada pencaipaian visi dan misi serta membuat indikator kinerja yang jelas”katanya.

Baca Juga :   Nyaris 2 Juta Orang Pekerja Dirumahkan dan Kena PHK
Bupati SBD, dr. Kornelius Kodi Mete saat membuka kegiatan Konsultasi Publik Bappeda SBD

Sebelumnya dalam laporan panitia penyelenggara mengatakan melalui pelaksanaan konsultasi publik ini, hendaknya dapat memberi masukan terhadap Ranwal RPJMD kabupaten SBD tahun 2019-2024,  sehingga dokumen yang disusun akan berkualitas dan berdaya guna serta mampu menjawab permasalahan pembangunan.

“Tujuannya adalah sinkronisasi dan harmonisasi seluruh data, informasi rencana pembangunan daerah yang tersaji pada dokumen rancangan awal RPJMD,  untuk memperoleh kesepakatan yang dituangkan dalam berita acara forum konsultasi publik. Data indikator dan kondisi awal target capaian kinerja per tahun dan kondisi akhir dari OPD” tuturnya dalam laporan panitia.****

Liputan: Emil Buga,-