Pospera Minta Bupati Malaka Segera Tindak Pemerintah Desa Lamudur Yang Bandel

Malaka-SJ…… Masyarakat menilai pemerintah desa Lamudur tidak transparan dalam pendataan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan lebih fatal lagi Ketua BPD sebagai mitra kerjanya Pemdes Lamudur, turut menyetujui dan menetapkan nama-nama keluarga aparat desa sebegai penerima BLT di Kabupaten Malaka, NTT.

Paskalius Wendelinus Nahak, S.IP ketua Pospera Malaka

Sekretaris Desa Lamudur berjanji secara lisan terhadap ketua Pospera Malaka supaya melakukan kordinasi dengan Kades dan PMD  untuk dialihkan ke sepuluh KK yang belum terima BLT Senin, (01/06/20).

“Besok kami akan ke PMD dalam rangka pengambilan berita acara untuk pengalihan pada KK yang lebih membutuhkan bantuan BLT” imbuh Sekdes Lamudur.

Ketua Pospera Kabupaten Malaka, Paskalius Wendelinus Nahak,S,IP kepada media menyampaikan, terdapat beberapa KK penerima BLT yang notabene keluarga dekat aparat desa, harapan kami agar inspektorat segera bertindak sesuai instruksi Bupati yang termuat dalam berita Senin 1 Juni kemarin di salah satu media online.

“Inspektorat jangan diam, harus proaktif mengawal proses BLT ini, dari pendataan, penetapan sampai tahap penerimaan itu apakah sesuai kriteria atau tidak, sebab ada beberapa desa yang nama awalnya terdata di BLT, sampai penerimaan, namanya keluar di bantuan sembako” tegasnya.

Pospera  Kabupaten Malaka menduga akar persoalannya ada di aparat desa yang bekerja tidak sesuai mekanisme bantuan Covid 19, akan hal tersebut Pospera Kabupaten Malaka berharap Bupati Malaka, (Stefanus Bria Seran, MPH) segera bertindak terhadap aparat desa yang bandel ini. ***** (LVB),-

Baca Juga :   POLRI dan Polisi Selandia Baru Tandatangani Kerjasama Pencegahan dan Pemberantasan Kejahatan Transnasional