PIDATO PERDANA BUPATI DRS. PAULUS S.K. LIMU

Waibakul-SJ…………… Bupati terlantik kabupaten Sumba Tengah Drs. Paulus S.K. Limu menyampaikan pidato perdananya dalam Rapat Paripurna Istimewa  DPRD Kabupaten Sumba Tengah tentang Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Sumba Tengah Periode 2018 – 2023 usai serah terima jabatan yang disaksikan pimpinan siding dan anggota DPRD sebanyak 15 orang, Bupati Sumba Barat, Wakil Bupati Sumba Timur, Kajari Sumba Barat, Dandim 1613 Sumba Barat, Wakapolres Sumba Barat dan pejabat-pejabat teras lainnya.

Bupati Sumba Tengah Drs. Paulus S.K. Limu saat menyampaikan pidato perdananya

Dalam pidatonya Bupati Paul sapaan akrabnya menyampaikan  Visi dan misi pembangunan daerah yaitu kristalisasi dari aspirasi, cita-cita, harapan dan ikhtiar sebuah daerah untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik dan bermartabat. Agar hal tersebut dapat tercapai, kami berupaya menangkap cita-cita dan harapan masyarakat Sumba Tengah, baik yang terungkap melalui penyampaian aspirasi dan dialog, maupun yang kami observasi dan rasakan saat berkunjung ke desa-desa.

Kunjungan ke desa-desa, khususnya desa yang terisolir dan aksesnya sulit, memberikan pengalaman dan pembelajaran berharga yakni, (1) semakin tertinggal dan terisolir,  serta sulitnya akses masyarakat, semakin rendah dan memprihatinkan kualitas hidup masyarakat, (2) semakin jelas dan kongkrit program prioritas yang mendesak dikerjakan, dan (3) semakin menguatkan tekad untuk memberikan pelayanan yang cepat, kongkrit dan responsif bagi masyarakat yang paling membutuhkan.

Para undangan istimewa dari Kab. Sumba Timur, Sumba Barat dan piimpinan Tripida

“Atas dasar itulah, maka pada tahun-tahun awal pembangunan Kabupaten Sumba Tengah periode 2018-2023, kami akan memprioritaskan program penyediaan air bersih dan air untuk usaha ekonomi (khususnya pertanian); peningkatan akses dan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan yang cepat, proaktif dan responsif serta siaga 24 jam; penyediaan rumah layak huni; peningkatan ketersediaan dan kualitas pangan; dan peningkatan akses untuk wilayah terisolir. Program-program strategis diprioritas dalam rangka memenuhi kebutuhan dan hak dasar masyarakat untuk hidup yang layak dan manusiawi” ungkapnya.

Baca Juga :   KETUA DPC PDIP SBD MINTA POLISI USUT TUNTAS KASUS RELAWAN YANG MENCATUT NAMA PDIP

Lebih lanjut Bupati Paul menjelaskan berangkat dari komitmen tersebut, maka terdapat lima pondasi bagi perumusan visi dan misi pembangunan daerah Kabupaten Sumba Tengah lima tahun ke depan, yaitu Pertama, pencapaian kinerja pembangunan daerah (RJMD) periode sebelumnya;   Kedua, tujuan dan sasaran Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJP);  Ketiga, potensi dan persoalan/isu-isu strategis daerah;  Keempat, aspirasi dan kebutuhan rakyat yang ditangkap dari dialog dan kunjungan ke desa-desa; dan  Kelima, keinginan melakukan inovasi daerah, baik terkait reformasi birokrasi maupun inovasi pada sektor-sektor yang berdampak langsung pada pemenuhan kebutuhan dan hak dasar masyarakat, terutama pendidikan, kesehatan dan ekonomi.

Penyerahan cindera mata berupa cincin oleh Bupati dan Wakil Bupati terpilih pada Bupati dan Wakil Bupati periode 2013-2018

“Berpijak pada kelima pondasi tersebut, maka visi pembangunan jangka menengah daerah Sumba Tengah periode 2018-2023 adalah: SUMBA TENGAH YANG SEJAHTERA, BERKARAKTER DAN BERDAYA SAING” ujarnya yang disambut dengan tepuk tangan oleh peserta dan tamu siding paripurna.

Bupati Paul juga menjelaskan bahwa Visi ini akan diwujudkan melalui enam misi,  yang menjadi arah kebijakan pembangunan jangka menengah daerah Kabupaten Sumba Tengah Tahun 2018-2023, yaitu: Pertama, meningkatkan kapasitas aparatur dan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan profesional serta berjiwa melayani;  Kedua, mewujudkan masyarakat Sumba Tengah yang cerdas, terampil dan berdaya saing melalui penyelenggaraan pendidikan yang memadai, berkualitas dan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat Sumba Tengah;  Ketiga, mewujudkan masyarakat Sumba Tengah yang sehat melalui peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang dapat dijangkau oleh masyarakat Sumba Tengah;  Keempat, meningkatkan pembangunan infrastruktur unyuk menjamin akses dan peningkatan usaha produksi di wilayah Sumba Tengah;  Kelima, mewujudkan masyarakat Sumba Tengah yang berbudaya, tenteram dan berkepribadian; dan  Keenam, mengembangkan usaha ekonomi melalui peningkatan sistem produksi pertanian, perkebunan, peternakan, pariwisata dan ekonomi kreatif yang tangguh dan berkelanjutan.  

Baca Juga :   Malaka Perlu Dilakukan Pengelolaan Sumber Daya Alam

Pantauan media rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh ketua DPRD Drs. Umbu Neka Jarawoli dihadiri oleh 15 pimpinan dan anggota DPRD dari 20 orang, pimpinan-pimpinan SKPD, Camat dan Kepala desa serta tamu undanngan dan masyarakat. Rapat paripurna berjalan lancara walaupun adanya beberapa kendala teknis, diantaranya listrik yang secara tiba-tiba mati saat sidang dimulai dan protokolernya yang terkesan panik karena kendala-kendala tersebut.

Setelah rapat paripurna dilakukan penyematan cindera mata oleh Bupati dan Wakil Bupati terpilih pada Bupati Umbu Sappi Patenduk dan Wakil Bupati Umbu Dondu dan dilanjutkan dengan kebaktian oikumene yang dipimpin oleh Pdt. Ria Rambu Atarabu Sabaora, S.Si dari GKS Parewatana dan P. Asterius Zangu Ate,.CSsR dari Paroki St. Klemens Katikuloku, dan penutupannya dengan acara hiburan di rumah jabatan Bupati. (OC$),-