Penataan Birokrasi, Pendidikan & Kesehatan Perlu Mendapat Perhatian Khusus

Ketua Panitia Penyelenggara Pesta Rakyat, Alex Rangga Pija

Tambolaka -SJ……….. Ketua Panitia penyelenggara Pesta Rakyat dalam rangka penyampaian program kerja Bupati dan Wakil Bupati terlantik serta Doa Syukuran bersama atas suksesnya pesta demokrasi Pilkada tahun 2018 dan Pemilu tahun 2019  Sabtu, (14/092019) di Stadion Galatama Kota Tambolaka Sumba Barat Daya (SBD),  Alex Rangga Pija mengatakan akan mendukung program kerja Bupati dalam 5 tahun kedepan melalui 7 Jembatan Emas yang meliputi “Desa Berkecukupan Air, Desa Berkecukupan Pangan, Desa Cerdas, Desa Aman, Desa Bercahaya, Desa Sehat dan Desa Pariwisata.

Dalam pidato sambutannya itu, Alex juga menyampaikan harapannya kepada Bupati Kornelius Kodi Mete untuk segera menata kembali birokrasi pemerintahan di lingkup Kabupaten SBD yang kurang bersinergi dalam melaksanakan tugas dan yang tidak sesuai dengan fungsinya masing-masing.

“Supaya tidak ada lagi ASN yang bekerja sebagai wiraswasta dalam hal ini mengurus proyek, kalau ada ASN yang seperti itu lebih baik ia segera pensiun dini dari tugas sebagai ASN,” tuturnya tegas.

Dirinya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat SBD untuk menjaga dan memperkokoh kembali kesatuan dan persatuan yang sedikit renggang selama masa perhelatan politik.

“Mari kita bersatu kembali melalui 3 batu tungku antara Kodi, Loura dan Wewewa agar tidak ada lagi ini dan itu paketnya orang Kodi, paketnya orang Loura dan paketnya orang Wewewa melainkan kita bersatu kembali dalam 1 paket yaitu paket masyarakat SBD untuk mewujudkan Kabupaten SBD menuju Loda Wee Maringi Pada Wee Malala,” tutupnya.

Ditempat terpisah mantan Wakil Bupati SBD, Drs. Ndara Tanggu Kaha meminta kepemimpinan baru SBD dibawah kendali Bupati dr. Kornelius Kodi Mete dan Wakil Bupati Marthen Christian Taka, S.Ip untuk lebih memperhatikan sektor pendidikan, kesehatan dan pariwisata. Hal ini disebabkan selama kepemimpinan mantan Bupati MDT dan dirinya, ketiga sektor tersebut masih minim perhatian.

Baca Juga :   Polres Sumba Barat Gelar Tes Samjas Berkala

Ndara Tanggu yang ditemui media di kediamannya saat rapat Panitia Konfercab GMKI Tambolaka, Sabtu (14/09/19)  menjelaskan bahwa dimasa kepemimpinannya, kabupaten SBD baru berusia 8 tahun, masih banyak yang harus dibenahi salah satunya adalah keterbatasan SDM.

“Keterbatasan SDM ini bukan saja dialami  dimasa pemerintahan MDT-DT, tetapi juga dimasa pemerintahan dr. Nelis Jack Malo Bulu di tahun 2008-2013 yang lalu. Karena itu penempatan tenaga birokrasi  saat itu serupa pepatah tidak ada rotan akarpun jadi. Banyak guru yang seharusnya mengajar kami tarik menjadi camat, itu semua dilakukan untuk memajukan daerah dan mengatasi masalah yang ada” ungkapnya.

Drs. Ndara Tanggu Kaha Mantan Wakil Bupati SBD Periode 2014-2019

Dengan keterbatasan SDM tersebut berimbas pada program revolusi pertanian yang tidak berjalan optimal. Belum lagi masih banyak petani yang belum bisa memakai alsintan bahkan belum mampu memperbaikinya  saat terjadi kerusakan.

“Kurangnya pengawasan yang intens dari PLL dan cuaca yang buruk pada saat itu menyebabkan program ini tidak berjalan dengan baik. Dengan persoalan demikian yang dihadapi tentunya pembenahan SDM melalui sektor pendidikan adalah sangat penting” tuturnya lebih jauh.

Sektor pariwisata juga diharapkan bisa mengangkat perekonomian keluarga/masyarakat, dengan memperhatikan infrastruktur yang bisa membuat para wisatawan nyaman. Persoalan sarana dan prasarana agar diperhatikan oleh Pemda sehingga menarik minat paa wisatawan untuk berkunjung ke Pulau Sumba  yang dikenal sebagai pulau terindah di dunia.

Persoalan lain yang tidak kalah penting adalah masalah kesehatan. Penyakit HIV/AIDS  sudah cukup mengalami peningkatan tinggi di SBD. Masalah stunting juga lagi menjadi trend saat ini selain kesahatan ibu dan anak.

“Jika boleh pemerintah saat ini, intervensi anggaran bisa lebih merata di sektor pendidikan dan kesehatan. Kemudian disusul sektor pariwisata, tidak ada salahnya jika disiapkan sarana prasarananya untuk mendukung program desa pariwisata kedepan. Sektor Parisiwisata sangat menjanjikan kedepan ” tutupnya. ******

Baca Juga :   Panwaslu SBD Klarifikasi Terkait Postingan di Media

Penulis: Octav &Isto SJ.