Pemuda Harus Dipersiapkan Untuk Bekerja dan Berwirausaha

Waingapu-SJ………… Sumba Integrated Development (SID) bersama dengan mitra kerja ChildFund Indonesia mengadakan pelatihan Kecakapan Hidup Orang Muda untuk mempersiapkan anak-anak muda Sumba terjun kedunia kerja maupun dunia usaha, kegiatan ini diikuti 40 peserta yang berasal dari dua kabupaten yakni Sumba Barat Daya dan Sumba Timur yang sangat antusias mengikuti kegiatan yang diadakan di Wisma Cendana Waingapu selama 3 (tiga) hari tanggal 8-11 Agustus 2018  dengan pembicara dari Yayasan Migunani.

Albert M. Yunus Penanggung Jawab progam  LS3 SID  (kiri) bersama Yufni Nggibu selaku Program Officers ChildFund

Kegiatan ini juga sangat diapresiasi oleh peserta asal Melolo yakni Riska Higa yang percaya bahwa dirinya akan menjadi pemuda yang sukses melalui tahapan-tahapan pelatihan yang akan ia terima ini.

“Kegiatan ini sangat menarik dan diajarkan bagaimana bisa memilih dimana saya berada dan juga saya bisa begitu terbuka untuk menghasilkan ide-ide kreatif untuk bekerja atau membuka usaha untuk menjadi anak muda yang Sukses” tutur pemuda yang akrab disapa Ika ini.

Selain Itu Yufni Nggibu selaku Program Officers ChildFund mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah bagaimana akhirnya anak muda bisa memilih atau setidaknya memiliki pedoman untuk kedepannya memilih untuk bekerja atau berwirausaha sesuai dengan peluang yang ada.

Peserta sangat khusuk menerima materi dari trainning

“Jika sudah bisa menentukan jalur bekerja atau berwirausaha akan diberikan trainning tahap selanjutnya dengan memisahkan antara yang memilih bekerja dan berwirausaha sehingga fokus kami adalah anak-anak muda yang sudah selesai Studi di SMA dan selesai kuliah tapi bingung mau menjadi apa kami juga berharap Anak-anak muda berani memutuskan untuk memilih mau bekerja atau berwirausaha dengan soft skill yang didapat dari training-training tentang bagaimana bisa bekerja atau memiliki orientasi bisnis sebagai wirausaha” ungkapnya.

Baca Juga :   Bupati Sumba Barat Kunjungi Korban Kebakaran

Senada dengan Yufni, Albert M. Yunus Penanggung Jawab progam  LS3 SID untuk tahapan usia 15-24 tahun juga membeberkan bahwa sebenarnya anak muda memiliki potensi dalam hal bekerja atau berwirausaha.

“Anak muda sudah memiliki masa depan tetapi anak-anak muda tidak memiliki perencanaan hidup sehingga melalui kecakapan hidup ini, anak-anak muda dapat menyiapkan perencanaan hidup sejak sekarang” tuturnya.

Arbert juga memimiliki harapan besar anak muda bisa mendapatkan ruang gerak yang cukup untuk berekspresi dan berharap Pemerintah dan pihak-pihak terkait dengan perkembangan pemuda harus menyediakan ruang-ruang untuk menyalurkan bakat dan bisa mendapat penghargaan untuk terus melakukan hal-hal positif. (STM).

Leave a Reply

Your email address will not be published.