PELAYANAN PELABUHAN WEEKELO AMAN DAN TERTIB

Kepala KP3 Laut, Aipda Anselmus M. Tukan (kanan), Sertu Yoris Mere (kedua dari kanan) saat melakukan persiapan penertiban pelayanan pelabuhan Weekelo

Tambolaka-SJ…………….. Dalam rangka penertiban dan tatatertib bongkar muat barang di pelabuhan Weekelo Tambolaka Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), KP3 Laut, Babinsa Kecamatan Kota dan Syahbandar melakukan komunikasi sosial yang berkaitan dengan bongkar muat barang dan jasa penumpang atau pengusaha agar tidak terjadi kerusakan atau kehilangan barang pada Selasa, 23 Juli 2019 siang di pelabuhan Weekelo Tambolaka SBD.

Hal ini dimaksud sehingga jasa para buruh tetap dipercaya keberadaannya oleh masyarakat pengguna jasa buruh di dermaga Weekelo. Selain itu dilakukan juga penertiban kendaraan roda empat yang mengangkut barang baik di kapal kargo rute Surabaya Weekelo serta perahu rute Sape-Weekelo,  yang mengangkut barang campuran/barang klontong bebutuhan 9 bahan pokok, beras dan semen, juga sayur-sayuaan, ikan kering, bawang, tomat dll.

Babinsa Radamata Kecamatan Kota Sertu Yoris Mere kepada media mengatakan selama ini mereka sangat susah diatur antriannya, terkesan sembrawut sehingga memenuhi dermaga yang kapasitasnya sangat kecil dengan beban kendaraan dan muatan rata-rata diatas 12 ton.

“Kelebihan beban muatan bisa mengakibatkan terjadi kerusakan pada dermaga. Untuk mengantisipasi itu KP3 Laut, Babinsa Radamata dan Syahbandar pelabuhan laut Weekelo berkerja sama menertipkan semua aktifitas bongkar muat di pelabuhan Weekelo” tuturnya.

Lebih lanjut Yoris mengatakan dengan adanya penertiban ini bisa membuat nyaman para pengguna jasa kapal maupun perahu di dermaga Weekelo yang pada dasarnya juga menguntungkan bagi para buruh-buruh yang ada di Weekelo.

Kepala KP3 Laut Weekelo, Aipda Anselmus M. Tukan kepada media mengatakan pengguna jasa dermaga Weekelo sekarang ini sudah mengalami peningkatan sebagai jalaur masuk dari Bima, Mataram, Bali dan Surabaya baik angkutan kendaraan umum roda empat maupun angkutan kapal besar dan kecil. Sedangkan dermaga Weekelo sendiri masih dalam keadaan rusak (jebol), sehingga pihaknya KP3 Laut bekerja sama dengan  TNI dan Syahbandar untuk menertibkan kendaraan-kendaraan yang muatannya melebih kapasitas.

Baca Juga :   KOMPAK INDONESIA DESAK KPK UNGKAP JARINGAN SWAB PCR PALSU

“Kendaraan sekarang ini mengangkut barang  batasnya 7 ton, jika lebih dari itu kami akan mengambil tindakan untuk menurunkan muatan tersebut, sehingga tidak terjadi kecelakaan apalagi dermaga Weekelo ini dalam keadaan rusak” ungkapnya.

Lebih lanjut Ansel mengatakan dengan adanya penertiban ini pelayanan dermaga Weekelo sudah berjalan lancar, pengguna kendaraan sudah baik dan antri ditempat parkir sesuai dengan aturan. Untuk fungsi keamanan, KP3 Laut mengantisipasi adanya penyelundupan-penyelundupan sehingga baik siang maupun malam pihkanya selalu patroli diseputaran dermaga maupun didalam kapal barang maupun kargo  yang masuk.

“Pelabuhan Weekelo selain untuk pengiriman barang juga ada pengiriman ternak dari Sulawesi maupun Bima, sehingga kami harus benar-benar hati-hati dan teliti karena banyak ternak dari Sumba yang dijual ke Bima maupun Sulawesi, kami bekerja benar sesuai dengan aturan dan SOP yang ada di Polri” tuturnya lebih jauh.

Terkait penertiban yang dilakukan bersama antara KP3 Laut, TNI dan Syahbandar ini disesuaikan dengan situasi rame atau tidaknya dermaga Weekelo karena bergantung cuaca bagus atau tidak.

Kepala KP3 Laut ini juga berharap agar tenaga buruh yang ada di Weekelo ikut menjaga kemanan dan ketertiban, sedangkan untuk masyarakat pengguna jasa dermaga Weekelo diharapkan ikut menjaga ketertiban dan keamanan.

“Bagi masyarakat pengguna jasa kami himbau untuk menghindari membawa minuman keras dan barang tajam, karena bisa menjadi pemicu terjadinya persoalan disana” tutupnya megngakhiri perbincangan dengan awak media. (Octa),-