PASOLA HOMBA KALAIYO HIPNOTIS MASYARAKAT

Kodi-SJ……………… Pasola perdana di kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) berlangsung menarik, aman dan tertib serta memberi hiburan yang mampu menghipnotis ribuan penonton Pasola Homba Kalaiyo Desa Waikaninyo Kecamatan Kodi Bangedo SBD, Sabtu (15-02-2020).

Kegiatan Pasola (perang tanding di atas kuda) yang merupakan ritual adat masyarakat Sumba ini merupakan satu-satunya budaya perang tanding yang ada di dunia. Tampak hadir dalam Pasola perdana ini Bupati SBD, dr, Kornelius Kodi Mete, Wabup SBD, Marthen Christian Taka, S.IP, Kapolres SBD AKBP Josef FH Mandagi S.IK, Dandim 1629 SBD Letkol Kav. Sigit Priyo Utomo, Kadis Pariwisata SBD, Christofel Horo, SE, Pasi Inteldim Lettu Inf. Abdul Mukib, Pasi Opsdim Kapten Inf.Junaidi  dan Camat Kodi Bangedo Hermanus Rangga Horo. 

(ki ke ka depan) Kapolsek SBD, AKBP Josef F. Mandagi, Bupati SBD, dr. Kornelius KOdi Mete, Wabup SBD, Marthen Chrsitian Taka, S.IP, Dandim 1629/SBD Letkol Sigit Priyo Utomo, Tokoh Masyarakat Christofel Wungo

Selain itu juga dihadiri oleh Danramil 02/Kodi, Kapolsek Jajaran Polres SBD, Danki Brimob, Tokoh Adat, Tokoh masyarakat dan para penonton dan termasuk tamu dari manca Negara yang sudah tiba beberapa hari sebelum pelaksanaan Pasola perdana ini di SBD.

Kegiatan pasola dibuka secara resmi oleh Rato adat Marapu Dolo Pati dari Waikaninyo, Lukas Leremuda yang sebelumnya sudah melakukan ritiual adat pelaksanaan pasola ini.

Kepada media Lukas Leremuda menjelaskan Pasola merupakan salah satu kegiatan adat yang dilakukan oleh orang Sumba yang menganut aliran kepercayaan MARAPU dengan menggunakan lembing kayu yang berukuran 1,5 cm, dipakai untuk saling melempar dari atas kuda yang sedang dipacu kencang oleh dua kelompok yang berlawanan, tradisi adat pasola dilaksanakan satu kali dalam setahun.

Baca Juga :   KAUM DIFABEL MENDAPAT PERHATIAN DALAM BURSA INOVASI DESA

Lukas berharap kegiatan  adat Pasola diharapkan bisa terus dipertahankan kelestariannya sebagai tradisi dan budaya sehingga menjadi salah satu sarana dalam bidang pariwisata terutama untuk menarik perhatian wisatawan mancanegara.

Dipantau oleh media ini kegiatan Pasola yang dimulai pukul 10.20 Wita ini dihadiri oleh 1.000 orang lebih berjalan aman dan lancar serta mampu menghipnotis ribuan pasang mata yang menyaksikannya.  Pada pukul  11.34 kegiatan pasola sempat terhenti beberapa menit karena ada keributan antara pemain kedua kelompok itu sendiri sehingga terjadi saling pukul menggunakan lembing,  namun kejadian ini tidak berlangsung lama karena langsung ditangani oleh pihak gabungan keamanan yang berada dilapangan pasola, sehingga pada pukul 11. 40 Wita pelaksanaan kegiatan pasola dilanjutkan kembali hingga berkahir dengan aman dan lancar pada pukul 12.53 Wita.

Pengamanan pelaksanaan pasola ini hingga berjalan aman dan lancar berkat kesigapan petugas yang ikut mengamankan selain para Rato dan tokoh masyarakat setempat. Personil keamanan terdiri atas Kodim dan koramil 02/Kodi, Polres SBD beserta jajaran, Kompi D Brimob SBD dan Satpol PP SBD. Kegiatan Pasola Berikutnya akan dilaksanakan pada Tanggal 17/02/2020, di lapangan Pasola Bondo Kawango Desa Pero Batang Kecamatan Kodi.*****

Liputan: Arianto Wairato,-