Pasar Waimangura Nasibmu Kini

Pasar Waimangura adalah pasar dengan sejuta harapan bagi pedagang baik lokal maupun pedagang antar pulau. Pasar yang usianya sudah puluhan tahun ini berangkat dari pasar tradisionil menjadi pasar semi modern, karena hanya di  hari Sabtu pasar ini beroperasi. Tetapi walaupun demikian menurut seorang bankir dari BPD NTT, mengatakan pasar Waimangura merupakan pasar dengan perputaran uang tertinggi di pulau Sumba.

Pasar Waimangura, SBD
Pasar Waimangura, SBD

pasar Waimangura ini adalah pasar dengan perputaran uang paling tinggi dibandingkan pasar-pasar lain di Sumba, kenapa pedagang antar kabupaten pun datang kesini untuk menjemput hasil bumi yang akan dijual lagi ditempatnya, hasil bumi dari seluruh wilayah Wewewa maupun Kodi dan Loura semuanya dibawa kesini untuk dijual, sehingga perputaran uang di hari Sabtu di pasar Waimangura bisa mencapai milyaran Rupiah” ungkap bankir ini.
Mungkin terlalu berlebihan, tetapi jika kita telusuri maka bukanlah hal muluk yang disampaikan oleh bankir tersebut. Kenapa? karena pasar Waimanguralah tempat pedagang-pedagang dari Bima, Sape, Sumba Timur dan Sumba Barat yang terdekat datang membeli hasil bumi untuk diperdagangkan kembali di daerah mereka masing-masing.
Segala jenis hasil bumi baik dari Wewewa, Loura maupun Kodi semuanya tumpah ruah di pasar ini untuk diperjual belikan. Menjadi satu pemandangan tersendiri di hari Sabtu, Waimangura menjadi kota terpadat karena menumpuknya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi.
Sudah menjadi kesibukan tersendiri bagi angkutan umum maupun ojek, karena sejak subuh pasar Waimangura sudah menjadi ramai karena dipadati pengunjungnya. Pasar Waimanguralah  tempat bertemunya pedagang lokal dengan  pedagang non lokal untuk bertransaksi jual beli hewan khususnya kuda yang akan dibawa keluar Sumba.
Sehingga tidaklah menjadi heran di masa pemerintahan MDT-DT, pasar Waimangura berusaha dibangun lebih rapih untuk dapat menampung banyaknya masyarakat yang melakukan transaksi disana. Pihak Kepolisian khususnya Polsek Waimangura harus sigap untuk mengantisipasi keamanan dan kenyamanan pengguna pasar dan pengguna jalan karena pasar ini terletak dipinggir jalan antar kabupaten.
Sayangnya niat baik Pemda yang ingin mengembangkan pasar Waimangura ini menjadi sirna karena sang kontraktor yang mengerjakan tender pasar tersebut sudah lari meninggalkan pekerjaan sebelum menyelesaikan tanggung jawabnya. Tidak tanggung-tanggung dana 4.9 milyar Rupiah menjadi sia-sia.
Rumor yang beredar di masyarakat sekitar pasar Waimangura kontraktor tidak mau menyelesaikan pekerjaannya, karena merasa rugi dengan banyaknya pemalak-pemalak dari orang-orang tertentu yang meminta jatah reman, sehingga kontraktor menjadi rugi, besarnya setoran reman tersebut membuat sang kontraktor menjadi rugi dan mengambil jalan pintas melarikan diri

Baca Juga :   ULAH ROBINHOOD MANDETA AKIBATKAN KAKAK KANDUNGNYA KOMA DI RS KARITAS

Kondisi Pasar Waimangura, SBD
Kondisi Pasar Waimangura, SBD

Lalu siapakah pemalak-pemalak tersebut? salah seorang tokoh masyarakat yang enggan namanya disebut mengatakan, ada yang dari Pemda, anggota DPRD-SBD, bahkan tokoh-tokoh politik pendukung paket tertentu yang ikut meminta jatah. Sungguh kasian sang kotraktor tersebut, lalu kenapa ia tidak mau memberitahukan pada pihak yang berwajib?
dia pasti takut karena orang besar juga terlibat didalamnyatutur tokoh masyarakat tersebut.
Mungkin karena banyaknya setoran-setoran, sehingga sang kontraktor pun asal-asalan dalam mengerjakan pasar Waimangura tersebut. Hasil pantauan media ini tempat berjualan bahkan bangunannya pun sudah banyak rusak, padahal sudah ada upaya dari Pemda untuk mencari dukungan dana tambahan untuk melanjutkan pasar ini.
Terkait raibnya sang kontraktor tersebut, Kepala Kejaksaan Sumba Barat Adji Ariono, SH ( Juni 2016) mengatakan pada media, kasus pasar akan tetap diselidiki, kalaupun kontraktornya kabur ya, kita akan koordinasikan dengan yang lebih tinggi dan juga dengan pihak-pihak tertentu untuk terus melacak hingga akhirnya menangkap pelakunya.
jika masyarakat melaporkan langsung atau media menulisnya dalam surat khabar, akan kami selidiki kasus-kasus yang merugikan masyarakat itu, saya tidak tahan aja ulah beberapa orang tertentu yang merugikan ratusan masyarakat diluar sanaujar Adji Ariono pada media saat itu.
Lebih lanjut Kajari Sumba Barat ini mengatakan agar masyarakat bersabar karena kurang lebih ada 6 kasus yang ditangani sekarang termasuk masalah pasar, untuk kasus Alkes dan obat-obatan tersangka sudah ditahan di Kejati NTT sekarang.
Hal yang samapun diungkapkan oleh Kapolres Sumba Barat, AKBP Muhamad Erwin melalui Kasat Reskrim Polres Sumba Barat, AKP Asharie Prawira Mulya di ruang kerjanya, Selasa (Agustus 2016), mengatakan, saat ini penyidik Polres Sumba Barat menunggu hasil audit BPKP Perwakilan NTT terhadap proyek pembangunan Pasar Waimangura di Kecamatan Wewewa Barat tahun anggaran 2015 sebesar Rp 4,9 miliar lebih.
Selain pasar, polisi juga sedang menangani proyek pembangunan lopo di rumah jabatan bupati Sumba Barat Daya tahun anggaran 2015 sekitar Rp 1 miliar.
Asharie mengatakan, bila dalam waktu dekat hasil audit BPKP diperoleh maka penyidik segera menetapkan tersangkanya. Baginya penyidik kepolisian Polres Sumba Barat bekerja berdasarkan kewenangannya sesuai ketentuan perundangan yang berlaku.
Asharie menjelasakan, pada kasus pembangunan Pasar Waimangura, penyidik telah memeriksa PPK, kepala dinas koperasi, kontraktor pelaksana, Roby Chandra di Surabaya, Jawa Timur dan beberapa saksi lainnya.
Pemeriksaan yang sama juga dilakukan pada proyek pembangunan lopo di rumah jabatan Bupati SBD. Kini, penyidik tinggal menunggu hasil audit BPKP untuk menetapkan para tersangkanya.
Ia menambahkan, secara kasat mata pembangunan fisik Pasar Waimangura mungkin saja baru mencapai 60 persen tapi realisasi keuangannya mencapai 80 persen lebih. Terhadap hal ini, kepastiannya menunggu hasil temuan tim teknis dari Politeknik Kupang, tentang seberapa besar pencapaian pekerjaan fisik pasar tersebut sesungguhnya.
Lanjut Asharie, pihaknya berharap BPKP Perwakilan NTT secepatnya menyerahkan hasil audii terhadap kedua proyek tersebut sehingga penyidik segera menetapkan tersangkanya. (OC$),-

Baca Juga :   USKUP WEETEBULA TAHBISKAN IMAM BARU CSsR

Leave a Reply

Your email address will not be published.