PASAR RADA MATA DIPINDAHKAN KE PASAR OMBA KOMI

by -486 views

Tambolaka-SJ………………… Pasar Omba Komi Desa Ramadana Kecamatan Kota Tambolaka diaktifkan kembali oleh Pemerintah Sumba Barat Daya (SBD) dengan memindahkan secara serentak pedagang-pedagang pasar Rada Mata, Jumat (27-12-19) pagi hari oleh Bupati SBD dr. Kornelius Kodi Mete dan  Wakil Bupati Marthen Christian Taka, S.IP bersama Polres SBD, Kodim 1629/SBD, Pol PP dan beberapa pimpinan OPD yang mendamping Pemda SBD.

Tampak Bupati dan Wakil Bupati SBD didampingi Kapolres SBD, Dandim 1629/SBD dan beberapa pimpinan OPD saat memantau langsung perpindahan pedagang pasar Rada Mata ke pasar Omba Komi

Pasar Omba Komi yang sempat ditinggalkan oleh pedagangnya beberapa tahun yang lalu pada masa pemerintahan SBD yang lalu kemabli lagi diaktifkan mengingat PLUT SBD dan sekitarnya akan ditempati sementara oleh Polres SBD sejaka Januari 2020 mendatang.

Dalam sambutannya pada perayaan bersama Natal Pemda SBD di Lopo Rujab  Bupati kemarin siang Jumat, 27-12-19 Bupati Nelis berpesan agar masyarakat SBD tidak lagi berbelanja di pasar Rada Mata karena pasar tersebut secara resmi sudah pindah ke pasar Omba Komi desa Rama Dana.

“Sementara ini Polres SBD akan berkantor di PLUT SBD dan sekitarnya  jadi sebaiknya masyarakat dan kita semua jangan berbelanja lagi di pasar Rada Mata karena karena pasar sudah pindah ke Pasar Omba Komi Desa Rama Dana” ungkap Bupati Nelis.

Dipantau oleh media proses perpindahan pedagang dari pasar Rada Mata ke pasar Omba Komi berjalan lancar, aman dan tertib berkat kesigapan aparat TNI/Polri, Pol PP dan Perhubungan SBD.

Salah satu warga masyarakat yang dhubungi media di sekitaran hotel Tambolaka Daniel Dapa Ngara mengatakan bersyukur lokasi pasar sudah kembali ke Omba Komi, karena selama ini menjadi lokasi yang macet dan semrawut. Tetapi dirinya juga mengatakan dengan pindahnya pasar tersebut maka semakin jauh dirasakan oleh masyarakat sekitaran Waitabula untuk berbelanja kesana.

“Saya berharap Pemerintah segera menyiapkan angkutan dalam kota yang resmi dan sudah menetapkan biaya transport dalam kota untuk memudahkan dan meringankan masyarakat yang akan berbelanja di Pasar Omba Komi.   Kalau semuanya dengan ojek harganya sudah menjadi mahal dan berat bagi masyarakat kecil” pintanya. *****

Liputan: Octa Dapa Talu,-