Panitia Penyelenggara MPH-MPL PGI Bantah Berita Suara Jarmas

Tambolaka-SJ………………. Koordinator Seksi Humas J. Yullens E. Ballu, SSTP dan Fredy Umbu Bewa Guty anggota seksi humas panitia penyelenggara Sidang MPH-MPL PGI di GKS Waibakul Sumba Tengah bantah berita Suara Jarmas Rabu, 8/11/19 kemarin. Pemberitaan yang dibantah oleh Panitia pada saat pembukaan Sidang MPH-MPL di GKS Waibakul yang dilanjutkan dengan sidang di Gedung Serba Guna (GSG) Waibakul.

Dalam pemberitaan  tertulis pembukaaan sidang MPL yang nyaris sempurna ini, harus ternodai dengan pelayanan panitia penyelenggara yang kurang memberi perhatian pada tamu, khususnya awak media dari SBD dan Sumba Barat ……dst.

Dalam  keteragannya Fredy Umbu Bewa Guty yang menghubungi radaktur via telepon mengatakan kecewa dengan pemberitaan Suara Jarmas tersebut, karena Panitia Penyelenggara sudah optimal membuat yang terbaik untuk suksesnya Sidang MPH-MPL PGI di Waibakul.

“Mengenai media dan dokumentasi kami sudah briefing beberapa kali.  Karena itu permintaan dari PGI agar tdk mengganggu jalannya persidangan. Panitiapun tidak bisa masuk kedalam karena sudah ada Pandu yang mengelola alur didalam” ungkapnya.

Lebih lanjut Fredy menegaskan untuk masalah makanan tidak ada yg kurang, bahkan lauk pauk berlebihan. Mungkin pada saat antri makan itu yang kemudian mereka lagi mengganti lauk. Sehingga ada tamu atau beberapa wartawan yang tidak kebagian.  

“Kalo dalam berita yang dimuat suarajarmas mengatakan kami kekurangan, wah, kami sungguh kecewa. Karena bagi kami, membandingkan antara perhelatan di SBD dan Sumba Tengah itu kurang elok menurut kami” katanya lagi.

Dirinyapu menjelaskan dalam acara penutupan bahkan seluruh peserta Sidang MPH dan MPL PGI, juga Ketua Umum PGI dan Sekum PGI berulang kali memberikan standing ovation kepada Bupati dan Ketua Panitia.

Baca Juga :   Ribuan Massa Ole Milla Ole Dengo Bersafari Motor Keliling Wewewa

“Mewakili teman-teman Panitia Sidang MPL-PGI Sumba Tengah, kami mohon maaf sekali atas kekurangan dan keterbatasan kami. Tuhan memberkati.” Uajrnya.

Hal senada juga dismapaikan oleh Koordinator Seksi Humas J. Yullens E. Ballu, SSTP yang merasa tidak percaya dengan pemberitaan tabloid Suara Jarmas tersebut. Dirinya dan seluruh panitia merasa tidak nyaman dengan pemberitaan tersebut. Oleh karena itu melalui pemberitaan klarifikasi ini diharapakan peserta maupun publik tidak terganggu dengan pelayanan panitia.

“Memang kami lupa informasikan pada media kalau pelaksanaan sidang MPH-MPL sesuai dengan petunjuk PGI. Mudah-mudahan dengan klarifikasi ini dapat membuat kita semua merasa nyaman” ujarnya.

Pemimpin Redaksi Tabloid Suara Jarmas Octavianus Dapa Talu membenarkan adanya pemberitaan yang  menjadi viral tersebut. Dirinya mengatakan pemberitaan bukan opini, tetapi itulah yang dirasakan dan dilihat oleh 4 wartawan dari 4 media yang berbeda.

“Sidang Raya PGI adalah event nasional, jadi tidak mungkin ada media yang mau melewatinya. Yang kami rasakan saat itu adalah panitia di lapangan yang terkesan tegas dan tidak memberikan informasi yang jelas. Sehingga akhirnya ada salah pengertian disini” katanya.

Octa menjelaskan suara jarmas bukan membandingkan pelaksanaan sidang raya di 3 kabupaten yaitu SBD, Sumba Barat dan Sumba Tengah. Tetapi keramah tamahan panitia dan pemberian informasi yang tidak diperolel oleh awak media. Masalah ketatnya pelaksanaan sidang jika sudah menjadi ketentuan dari penyelenggara tidaklah masalah, minimal pada saat pembukaan di GKS Waibakul informasi tersebut sudah didapatkan, karena awak media dan tim pandu sering berpapasan lokasi pembukaan.

“Kami memahami pemberitaan ini mengganggu kinerja panitia, maksud kami bukan disitu, tetapi agar menjadi pembelajaran dikemudian hari agar hal-hal tersebut tidak terulang lagi. Kesalahannya adalah tidak adanya  komunikasi antara panitia dengan media lokal. Saya juga putra kuda putih asli, tidak ada niat menyalahkan lembaga baik GKS maupun PGI. Tetapi satu hal yang kami tahu pasti Tim Pandu PRPrG sangat professional dalam menjalankan tugasnya padahal ada banyak kendala disana, tetapi mereka selalu tampil ramah dan murah senyum. Itu yang membedakan” tutupnya.

Baca Juga :   KOMPAK SERANG PASTORI GKS MATA

Tim Redaktur SJ,-

Leave a Reply

Your email address will not be published.