PAKDE JOKOWI KAMI MENCINTAIMU

by -291 views

Tambolaka-SJ…….  Kunjungan kerja (kunker) Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo membawa cerita tersendiri bagi masyarakat Sumba pada umumnya dan Sumba Barat Daya (SBD) khususnya. Bagaimana tidak Jokowi yang sedang melakukan Kunker ke kabupaten Sumba Tengah Nusa Tenggara Timur harus melewati bandara Tambolaka SBD, Selasa (23/2/21).

Warga masyarakat SBD yang histeris menyambut kedatangan RI 1 bersama rombongan yang tiba di bandara Tambolaka Selasa pagi pukul 09.12 berdiri berjejer disepanjang jalan dari Tambolaka menuju Sumba Tengah.

Presiden bersama rombongan sempat berhenti di depan Kantor Bank NTT untuk membagikan masker dan kaos pada masyarakat yang berteriak-teriak memanggil nama Jokowi. Selanjutnya dipersimpangan Jl. Hambers rombongan berhenti lagi karena sekelompok anak-anak TK. Tunas Harapan Weetobula melambaikan tangannya dan berteriak memanggil nama Presiden Jokowi.

Melihat antusias masyarakat yang sangat tinggi, Presiden Jokowi turun untuk menyapa dan berbicara langsung dengan masyarakat serta membagikan masker dan kaos bertuliskan Joko Widodo.

Salah satu masyarakat yang ditemui media Mama Inna mengatakan dirinya bersama  anaknya sengaja datang untuk melihat langsung Bapak Presiden Joko WIdodo.

“Presiden Jokowi, jika saya nonton di TV dia sangat dekat dengan masyarakat, makanya kami beranikan diri bersama anak saya untuk melihat dari dekat dan memberikan tenunan kain Sumba untuknya” ungkapnya bangga.

Dirinya berharap Presiden Jokowi  mendapat umur yang panjang dan berkat dari Tuhan, karena mau datang ke Sumba khususnya dan NTT pada umumnya.

“Sumba khan paling miskin di Indonesia, jadi dengan kedatangan Jokowi, dia bisa lihat langsung apa saja kekurangan kita dan akan membantu kita” harapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh seorang ibu ASN, Yuliana Dapawando yang bersama anak-anak dari tenaga kesehatan yang menunggu kepulangan Presiden Jokowi menuju Maumere di stadion Galatama Tambolaka.

“Anak-anak sangat bersemangat untuk melihat langsung bapak Presiden, tetapi mungkin karena sudah mepet sehingga mobil Presiden tidak berhenti” tuturnya.

Melihat kenyataan itu anak-anaknya yang sudah mempersiapkan tulisan “Pakde Jokowi, Kami Mencintaimu” merasa sangat kecewa, bahkan setelah mobil Presiden bersama rombongan lewat, anak-anak tersebut menangis dan sampai merobek kembali tulisan mereka untuk Jokowi.

“Anak-anak sangat sedih dan kecewa sampai mereka menangis, tetapi saya menghibur mereka, menjelaskan bahwa Presiden buru-buru, sangat sibuk untuk untuk negara dan seluruh rakyat Indonesia” ujar ibu rumah tangga yang juga adalah Sekretaris Dinas Kesehatan SBD.

Dipantau oleh media ini warga masyarakat yang sempat bertemu Presiden Jokowi, memberikan kenang-kenangan buat kepala negara ini  kain dan selendang Sumba. Masyarakat berharap agar sekali waktu kelak melakukan kunjungan ke SBD, Pakde Jokowi, Kami Mencintaimu.- (002/SJ/21).-