MIMPI CHRIS TAKA UNTUK SBD

Suarajarmas.com – Setelah adanya pemekaran desa pada tahun 2022 yang lalu, saat ini jumlah desa di kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) sebanyak 250 desa dan 2 kelurahan.

Program Pemda SBD 7 Jembatan Emas, jika benar-benar dijalankan dan pemerintah Desa ikut mendukung program kabupaten, maka niscaya masyarakat SBD akan sejahtera.
Setiap desa mengembangkan apa yang menjadi aset dan potensinya, pemerintah kabupaten melengkapi dengan pembangunan sarana prasarana pendukung lainnya.

Peran pemerintah Desa yang dekat dengan masyarakatnya sangat penting, apalagi sudah didukung dengan dana desa yang cukup besar yang disiapkan oleh pemerintah pusat dan daerah.

Rata-rata setiap tahun ada dana kurang lebih 300M yang beredar di desa, jika pemerintah desa mengelola potensinya yang ada di masing-masing desa, baik itu tanaman holtikultura, tanaman umur panjang, ternak kecil maupun besar, dan sebagainya, kabupaten SBD yang terkenal subur tidak akan kekurangan kebutuhan pokoknya dan kebutuhan lain-lainnya.

Dalam bincang-bincang dengan Wakil Bupati SBD, Marthen Christian Taka, S. IP., dirinya mengungkapkan mimpi dan programnya ke depan jika mendapat kepercayaan masyarakat memimpin SBD pada periode 2024-2029 mendatang.

“Jika rakyat mendukung saya siap untuk maju pada Pilkada 2024 mendatang untuk menjadi calon Bupati ke depan” ungkapnya di desa Ana Goka Kecamatan Kodi Bangedo, Sabtu (21/1/23).

Chris Taka sapaan akrab wakil bupati SBD ini berencana melanjutkan program 7 jembatan emas yang kurang optimal dilaksanakan karena adanya kendala-kendala yang dihadapi seperti COVID-19, masalah Stunting, hama belalang dan lain sebagainya yang menghambat proses pembangunan SBD pada masa pemerintahan paket Kontak periode 2019-2024.

Dengan jelas Chris Taka mengatakan 250 desa yang ada saat ini, merupakan suatu aset Pemda yang perlu dikelola dengan baik, dibimbing untuk mewujudkan pembangunan SBD yang dimulai dari desa.

Baca Juga :   KETUA DPC PDIP SBD MINTA POLISI USUT TUNTAS KASUS RELAWAN YANG MENCATUT NAMA PDIP

“Pekerjaan Pemda akan menjadi ringan jika desa-desa sudah mampu membangun dirinya sendiri, sudah mampu memberdayakan masyarakatnya dengan baik dan mengoptimalkan sumber daya alam yang ada” jelasnya.

Dirinya menambahkan peran tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, tokoh pendidikan, dan lain-lain juga dibutuhkan untuk mendukung program pembangunan pemerintah.

“Pemberdayaan masyarakat akan sangat penting untuk mendukung pembangunan tersebut, pemerintah akan mendukungnya, BUMDes di gerakan, koperasi dihidupkan, serta sektor pertanian dan peternakan dikelola dengan baik, pasti kita akan sejahtera” tutur Chris Taka.

Chris Taka menjelaskan pengembangan ekonomi masyarakat bisa dimulai rumah tangga, kelompok, gereja dan desa, sehingga Pemda tinggal mendukungnya dan melengkapi ketersediaan sarana prasarana serta pemasaran hasil-hasil produksi masyarakat desa.

Untuk diketahui dalam diskusi dengan pemerintah desa Ana Goka dan tokoh masyarakat setempat, Chris Taka mendapat dukungan penuh untuk melanjutkan visi misi program 7 jembatan emas, mengingat Bupati Kornelius Kodi Mete sudah tidak bisa lagi mengikuti pesta demokrasi Pilkada Kabupaten tahun 2024 mendatang. *** (Red/001-23). –