Masyarakat Jalan Bintang Beri Apresiasi Pada Babinsa 1629/SBD

Tambolaka-SJ…… Warga masyarakat jalan Bintang yang menghubungkan Kelurahan Weetabula – Gonggol desa Weerena Kecamatan Kota Tambolaka kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) provinsi Nusa Tenggara Timur  memberi apresiasi yang luar biasa pada Babinsa 1629/SBD Sertu Marthen Umbu Robaka atas upayahnya pada 25 Mei 2020 yang lalu saat bersama warga masyarakat setempat melakukan kerja bakti untuk memperbaiki jalan Bintang yang merupakan jalan sertu pada saat hujan sehingga tidak bisa dilewati oleh kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

Saat itu Sertu Marthen yang kebetulan melewati jalan tersebut mengajak warga setempat untuk membeli batu gunung dan menimbun lumpur yang menutupi jalan sertu tersebut. Ide tersebut mendapat respon dari masyarakat sekitar dan dengan patungan Rp.50.000 100.000,- warga bersama Babinsa dengan menggunakan tenaga manusia berusaha menimbun jalan yang becek dan tidak bisa dilewati oleh kendaraan tersebut.

Saat sedang bekerja Sertu Babinsa mengundang wartawan untuk meliput kerja bakti mereka dengan harapan Pemerintah maupun pihak-pihak terkait bisa mengetahui kondisi jalan yang rusak tersebut. Niat baik Babinsa dan warga masyarakat setempat tersebut akhirnya  mendapat perhatian dari Pemda SBD bahkan anggota DPRD asal Dapil Loura Kota.

Pada Rabu (29/7/20) tampak alat berat dari kontraktor sudah mulai mengerjakan jalan tersebut. Warga masyarakat sekitar jalan Bintang merasa bersyukur dengan adanya perhatian dari Pemerintah Daerah SBD.

Salah satu warga masyarakat yang ditemui suara jarmas, Mateus Malo Nono mengatakan dirinya bersama warga sekitarnya merasa senang harapan mereka sudah terjawab saat ini.

“Kami sangat senang sekaligus terharu, jika mengingat kembali kerja bakti kami bersama pak Babinsa saat itu di bulan Mei, kini membuahkan hasilnya. Jalan Bintang sekarang secara resmi sudah dikerjakan oleh Pemerintah sehingga tidak ada lagi kekuatiran memasuki musim hujan nanti untuk melewati jalan ini” ungkapnya.

Baca Juga :   KPU KABUPATEN SUMBA TENGAH GELAR SOSIALISASI PERATURAN KPU NOMOR 4 TAHUN 2022

Mateus menjelaskan semua ini bisa terjadi karena ide dan bimbingan dari Babinsa Sertu Marten Umbu Robaka saat itu yang mengajak masyarakat untuk secara bergotong royong memperbaiki jalan tersebut dengan menggunakan tenaga manusia. Bahkan untuk membeli batu gunung secara swadaya mereka mengumpulkan uang dari warga sekitar sehingga pada saat itu jaln bisa dilewati.

Kata Mateus, dirinya merasa  kaget saat itu ada wartawan yang datang liput. Kami tidak pernah tahu bahwa pak Babinsa tersebut yang mengundang wartawan. Rupanya hasil dari gotong royong kami dan pemberitaan wartawan saat ini kini Pemda SBD menjawab harapan kami dan jalan ini mulai dikerjakan.

“Terima kasih kami yang tak terhingga atas bimbingan pak Babinsa tersebut. Ia mengajarkan pada kami untuk tidak mengeluh, tetapi tetap berusaha asalkan selalu bergotong royong. Terima kasih juga untuk Pemda SBD yang sudah menjawab keinginan hati kami” tuturnya haru.

Hal senada juga diungkapkan oleh Bulu Dapa warga setempat yang saat itu bersama Sertu Marthen mengajak anak-anak muda untuk bergotong royong memperbaiki jalan secara manual.

“Pak Marthen Babinsa sudah mengajarkan pada kami pentingnya kebersamaan didalam kehidupan sosial bermasyarakat. Dia berbaur dengan kami dan mengajak untuk bregotong royong memperbaiki jalan tersebut saat itu, padahal kami tahu dia bertugas di kecamatan Wewewa Selatan, tetapi karena sering melewati jalan ini, dia juga turun bersama kami mengerjakan jalan bahkan ikut menyumbang uang untuk membeli batu gunung dan konsumsi” ungkapnya.

Bulu Dapa menjelaskan dirinya makin yakin dan percaya bahwa TNI itu manunggal rakyat, TNI hadir untuk membela dan membantu masyarkat yang membutuhkan. Dirinya bersama masyarakat jaln Bintang semakin merasa dekat dan nyaman jika bergaul  dengan Babinsa yang bertugas di desa-desa.

Baca Juga :   ELFRIDA UNGKAP SOSOK YANG MENGHADIRKAN MOBIL KIR MILIK KEMENHUB RI DI MALAKA

Secara terpisah Sertu Marthen Umbu Robaka yang ditemui media merasa kaget dirinya mendapat apresiasi yang luar biasa dari masyarakat jalan Bintang.

“Aduh sebenarnya itu hal biasa buat kami TNI, memang fungsi kami adalah mengayomi masyarakat, memberi contoh untuk melakukan hal-hal yang positif, dari pada kita mencela orang lebih baik kita bekerja bergotong royong untuk mencoba menyelesaikan masalah jalan Bintang saat itu yang susah dilewati oelh kendaraan” tuturnya.

Babinsa 1629/SBD, Sertu Marthen Umbu Robaka (kanan) bersama tokoh masyarakat Mateus Malo Nono (kiri)

Sertu Marthen menjelaskan ide mengumndang wartawan pada saat itu muncul, karena selagi mereka bekerja bersama-sama dirinya mendengar masyarakat bercerita bahwa sudah lama jalan tersebut diusulkan tetapi belum terjawab oleh Pemerintah.

“Saya menjelaskan pada mereka bahwa situasi saat ini kita sedang dilanda wabah corona, kita harus maklum Pemerintah harus fokus mencegah penyebaran virus tersebut sehingga hampir semua anggaran yang ada dialokasikan untuk pencegahan wabah corona. Supaya mereka puas saya bilang kita undang saja wartawan untuk liput sehingga Pemerintah bisa melihat dan mengetahui langsung situasi yang kita hadapi” ujarnya menjelaskan.

Marthen juga menjelaskan pengerjaan jalan Bintang ini mencapai kurang lebi 1 km dari kelurahan Weetabelu menuju desa Weerena. Dan ini merupakan bukti bahwa Pemerintah mendengar keluhan masyarakat. “Masyarakat harusnya berterima kasih pada Pemda SBD yang sudah menjawab kebutuhan mereka, juga kepada anggota DPRD yang sudah memperjuangkan ini semua. Sebagai anggota TNI saya merasa senang jika masyarakat merasa puas dengan hasil kita capai bersama ini, sekarang masyarakat yang harus menunjukan pengabdiannya dengan selalu menjaga keamanan, ketertiban dan keharmonisan” ungkapnya menutup bincang-bincang dengan media. ***** (OC$),-