Malaka Perlu Dilakukan Pengelolaan Sumber Daya Alam

Malaka-SJ….. Calon Bupati Malaka Periode 2020-2024 Dr. Simon Nahak, SH.,MH dalam orasi Kampanye di Desa Lamea Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka, Sabtu (26/9/20) menyebutkan pembangunan untuk kemajuan daerah membutuhkan keterlibatan semua pihak termasuk investor.

Dikatakanya, tanpa investor kemajuan daerah disegala bidang pembangunan belum tentu tercapai. Sehingga perlu dilakukan investasi untuk mengelola potensi wilayah baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia.

“Malaka, daerah yang kaya akan sumber daya. Akan tetapi, belum dikelola secara baik. Sehingga, Kabupaten Malaka masih jauh tertinggal dari daerah lain” ungkap Simon dalam orasi kampanyenya.

Kedepan, pemerintah akan memberi kesempatan seluas-luasnya kepada investor dengan menyiapkan regulasi yang menjamin keberlangsungan investasi didaerah jika mendapat kepercayaan rakyat untuk memimpin Malaka lima tahun ke depan.

Politisi senior, Petrus Tey Seran ketika diberi kesempatan bicara usai orasi politik tim kampanye mengatakan nampaknya pemerintah tidak punya kemauan yang kuat untuk membangun daerah. Sejak dimekarkan hingga saat ini, wajah Kabupaten Malaka belum berubah.

Padahal, wilayah Kabupaten Malaka punya kekayaan alam. Potensi dibidang pertanian dan perkebunan belum dikelola secara maksimal. Sehingga, sangat dibutuhkan pemimpin yang tepat untuk membangun Malaka ke depan.

“Paket SN-KT, dengan nomor urut 1, wajib kita pilih karena sangat tepat. Pak Simon dan Kim bisa membawa Malaka kepada perubahan” kata Dody demikian akrab disapa.

Yakobus Bouk, salah satu investor yang hadir dalam acara kampanye ketika diberi kesempatan bicara mengatakan Malaka sangat kaya dengan potensi alamnya. Namun, berbagai pihak belum menaruh fokus perhatian pada investasi.

Dikatakan, Kabupaten Malaka masih termasuk daerah tertinggal karena berbagai potensi wilayah belum dikelola demi kesejahteraan rakyat.

Menurut Jack sapaan akrabnya Kabupaten Malaka sangat cocok untuk pengembangan komoditi Sewangi Jaheku yang terdiri dari Srei Wangi, Jahe dan Kunyit dan bisa dikembangkan menjadi pilot project pembibitan. 

Baca Juga :   SAATNYA ORANG MUDA BERKARYA

Jack merasa terpanggil untuk membangun daerah asalnya lewat investasi komoditi-komoditi unggulan tersebut dengan jaminan pengelolaan dan hasil produksi yang maksimal, pendampingan dan pemasaran. Selain itu, dibangun pabrik-pabrik pengelolaan untuk menerima hasil produksi komoditi.

Pendapatan daerah akan meningkat dan kemajuan daerah bisa tercapai. Selain itu, bisa menjadi ikon yang memperkenalkan Kabupaten Malaka baik di pasar domestik maupun mancanegara. *** (Red/Tim),-