Ibadah Natal Kedua GKS Tambolaka

Tambolaka-SJ………………. GKS Tambolaka Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) merayakan Ibadah Natal Ke-2  bersama Jemaat pada Rabu, 26 Desember 2018. Ibadah perayaan Natal dipandu oleh Vicaris Lexiandri Umbu Kawawo Anagoga, S.Si.Teol  dan Khotbah oleh Pdt. Yanggu Anakudu, S.Th

Selain Ibadah Natal ke-2  ini juga dirangkai dengan pelayanan akta gereja massal yaitu Pengakuan iman percaya/sidi, Mengaku dosa, Nikah dan Baptisan anak orang percaya. Adapun tema yang diangkat dalam perayaan Natal 2018 ini adalah “Yesus Kristus Hikmat Bagi Kita”.

Dalam khotbahnya Pdt. Yanggu Anakudu, S.Th menekankan arti  kelahiran Yesus bagi kehidupan umat manusia sama pentingnya dengan pelayananNya di muka bumi serta kamtianNya di atas kayu salib.

“Kelahiran Yesus Kristus penting untuk melahirkan sejarah baru bagi keselamatan  manusia, dimana Tuhan sendiri yang datang sebagai manusia, tidak mungkin ada keselamatan bagi orang percaya jika tidak ada kelahiran dan kematian, jadi orang percaya seharusnya tidak memilah atau memisahkan apakah  kelahiran atau penebusan yang lebih penting” ungkapnya.

Vicaris Lexiandri Umbu Kawawo Anagoga, S.Si.Teol saat memipin acara natal kedua GKS Tambolaka

Lebih lanjut Pdt Yanggu Anakudu mengatakan mengapa kelahiran Yesus Kristus lebih meriah dirayakan oleh orang Kristen jika dibandingkan dengan kebangkitanNya. Sejarah menjelaskan melalui konsili pertama tahun 2325  Kaisar Konstantinus I yang merupakan kaisar Romawi yang menjadi Kristen  dan menerima Yesus Kristus memutuskan dan menetapkan tanggal 25 Desember sebagai hari kelahiran Yesus Kristus. Sebelumnya perayaan 25 Desember adalah perayaan hari kelahiran dewa Matahari, ini merupakan keinginan Kaisar agar kekristenan diterima di wilayah kekaisaran Romawi, maka diadopsilah perayaan tersebut menjadi perayaan Natal. Jadi perayaan tanggal 25 Desember sebagai pemujaan pada dewa Matahari  saat itu berubah menjadi perayaan hari kelahiran Yesus Kristus. Hal ini berdampak pada kemeriaannya karena pada tanggal yang sama orang Kristen merayakan Natal, sedangkan yang bukan Kristen merayakan hari kelahiran dewa matahari.

Baca Juga :   D’DAMA GULIRKAN BANTUAN PRIBADI UNTUK MASYARAKAT
Pendeta GKS Jemaat Tambolaka Pdt. Yanggu Anakudu, S.Th, saat membawakan khotbah Natal 

Salah satu jemaat GKS Tambolaka  John Dama Nunna yang dihubung media disela-sela perayaan mengucapkan syukurnya pada Hari Natal kali ini. Dirinya berharap moment Natal ini menjadi sumber berkat bagi orang lain, karena kelahiran Yesus Kristus ini yang menyelematkan umat manusia. Manusia harus bersyukur karena sudah mendapat berkat dari Tuhan Yesus Kristus yang lahir pada 25 Desember.

“Umat Kristiani harus bisa menjadi sumber berkat bagi orang lain,  perayaan Natal kali ini sungguh nyaman karena adanya jaminan keamanan dari Polri bersama TNI yang terus menjaga perayaan dri malam Natal hingga Natal kedua kali 26 Desember 2018” ungkapnya.

Lebih lanjut John Dama Nuna juga menghimbau agar khususnya GKS kedepannya mempunyai panti asuhan yang bisa  membantu anak-anak yang ditinggal orang tuanya (terlantar), khususnya anak anak yatim piatu dan umumnya anak-anak yang mengalami kendala karena faktor ekonomi Setiap kecamatan seharusnya mempunyai itu agar kita bisa menjadi sumber berkat bagi orang lain.

“Hubungan gereja dengan pemerintah harus konek, jangan dipisahkan, sehingga misalnya setiap kecamatan ada satu GKS yang khusus mengkoordinir panti asuhan itu jadi mudah pengaturannya, dan gereja bersama pemerintah bisa saling mendukung untuk mewujudkan itu” ujarnya penuh harap.

Pantauan media pelaksanaan Natal kedua di GKS Tambolaka ini berjalan aman, tenang dan ramai oleh kehadiran keluarga jemaat GKS Tambolaka. Dalam acara hiburanpun semua weyk, pemuda, remaja bahkan anak sekolah minggu ikut meramaikan dengan menyuguhkan hiburan-hiburan. Tampaknya personil Polsek Loura menjaga keamanan pelaksanaan Natal ini. Hingga berita diturunkan perayaan Natal kedua ini masih berlangsung.  (OC$),-