E-Planning Perencanaan Penganggaran Berbasis IT

Tambolaka-SJ…………………. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tekonologi dewasa ini berdampak pada perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, sehingga memudahkan ketersediaan data dan informasi dan data yang menghubungkan instansi pemerintah dalam rangka otomatisasi pelayanan umum yang cepat, profesional, transparan dan lebih mudah yang merupakan harapan dari masyarakat.

Guna mewujudkan hal tersebut di atas, BAPPEDA kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) menyelenggarakan pendampingan penggunaan aplikasi SIMDA (E-Planning) di aula hotel Sinar Tambolaka pada 21-22 Juni 2019 yang diikuti oleh pimpinan OPD sekab-SBD dan Kasubag Perencanaan dan Pelaporan se-SBD.

Diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kapasitas operator simda perencanaan pada masing-masing perangkat daerah sehingga mampu menggunakan aplikasi simda perencanaan dalam penyusunan dokumen perencanan dan pengganggaran yang berkualitas, tepat sasaran dan tepat waktu.

Nara sumber Sudibyo P. Utomo, SE

Sudibyo P. Utomo, SE auditor madya BPKP perwakilan provinsi NTT yang menjadi narasumber dalam pendampingan ini menjelaskan penyusunan dokomen perencanaan berbasis aplikasi ini meliputi RPJMD, bisa terimplementasi sampai dengan pelaksanaan kegiatan dimasing-masing OPD.

“Di SBD selama ini sudah menggunakan simda keuangan sekitar 5 tahun, kita bypass mulai dari RKA APBD dengan cara manual, di BPKP saat ini mengembangkan simda perencanaan, sehingga setelah proses penginputan RKA melalui aplikasi jadilah rancangan APBD” ungkapnya menjelaskan.

Lebih lanjut Sudibyo menjelaskan melalui proses pembahasan BPD dan DPRD rancangan APBD ini yang jadi APBD. Setelah APBD ditetapkan dimasing-masing SKPD bisa mencetak DPA SKPD. Setelah DPA jadi SKPD melakukan kegiatan, mengajukan pembiayaan kemudian dipertanggungjawabkan sampai dengan melakukan laporan keuangan dengan simda keuangan.

“E-Planning membantu dalam proses penyusunan anggaran untuk 5 tahun maupun 1 tahunan, proses yang menggunakan aplikasi ini memudahkan untuk pengontrolan, sehingga bisa memastikan program-program yang ada di RPJMD pasti dilaksanakan, tidak muncul program yang lain. Untuk turunan ke RKPD harus ngelink ke RPJMD untuk pelaksanaannya harus ngelink ke RKPD sehingga tidak ada lagi program-program yang tiba-tiba muncul” tuturnya lebih jauh.

Baca Juga :   DANRAMIL 02 LARATAMA PIMPIN UPACARA DI SMAN 1 WEWEWA TIMUR

Pantauan media peserta yang mengikuti bimbingan ini sangat serius dan pastinya kemampuan dalam mengoperasikan komputer sangat dibutuhkan. Dalam bimbingan ini peserta langsung menginput dengan mendapat bimbingan dari instruktur. Penggunaan aplikasi ini cukup mudah karena hanya membutuhkan server di Pemda yang sudah terkoneksi antar OPD-OPD.

“Di SBD ini khan perkantorannya terpusat di satu tempat sehingga kalau menggunakan jaringan network (LAN) sangat mudah apalagi dengan menggunakan internet, bagusnya input datanya dekat dengan server” ungkapnya.

Salah satu peserta dari Sekcam Wewewa Tengah Origenes Bili kepada media mengatakan penggunaan E-Planning ini sangat bagus dan memudahkan Pemda dalam membuat perencanaan dan pengganggaran.

“Kita berharap walaupun waktu pelaksanaan bimbingan cuma 2 hari, peserta dapat memahaminya dan sekembali dari bimbingan ini sudah mulai menginput di masing-masing OPD” tutupnya. (OC$),-Sudibyo P. Utomo, SE

Leave a Reply

Your email address will not be published.