DINAS P DAN K SBD GELAR SIMULASI ANBK TAHUN 2021

Wewewa-SJ………….. Bertempat di aula SMPN I Wewewa Barat Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Dinas P dan K selenggarakan simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2021.

Simulasi ANBK ini diikuti oleh Kepalah Sekolah, Proktor, Proksimator/Teknisi, Pengawas dan 103,  siswa SD Negeri Marawang  24 orang, SD Negeri Omba Tana Rara 25 orang, SD Katolik Pero 30 orang dan SD Negeri Kandelu Kutura 24 orang. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 25-28 Oktober 2021.

Proktor Utama pelaksanaan ANBK Oktavianus Dimamdji, mengemukakan bahwa Asesmen Nasional (AN) adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah dan program kesetaraan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.

“AN Utama bertujuan untuk penilaian terhadap satuan Pendidikan dalam hal; Asesmen Kompetensi Minimal (AKM), Survei Karakter dan, Survei Lingkungan Belajar” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)  merupakan kegiatan penilai untuk mengetahui pengetahuan siswa (hasil belajar siswa) terhadap materi yang telah dipelajaranya. Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) merupakan program Kementerian untuk mengukur mutu setiap sekolah dan program kesetaraan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.

Katanya lagi, demi suksesnya kegiatan tersebut, dari pihak Dinas P dan K memposisikan dan mengkoordinir serta memfasilitasi semua SD se wilaya Kab. SBD, sehingga Sambung Oktav, SMPN 1 Wewewa Barat ditunjuk sebagai tempat pelaksanaan ANBK SD tahun 2021 untuk empat SD, berhubung ke-4 SD tersebut di atas belum memiliki infrastruktur seperti Komputer Sever, Hap, Komputer clien, Kabel LAN yang dibutuhkan dalam pelaksanaan ANBK dimaksud, dan didanai dari dana BOS tahun anggaran 2021.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Kandelu Kuturan Petrus Moa, S.Ag mengatakan, Pelaksanaan Gladi Bersih dimaksudkan untuk mengukur sejauh mana sekolah mempersiapkan perangkat termasuk proktor maupun teknisi agar segala kendala dapat diketahui sedini mungkin untuk dilakukan perbaikan sehingga pelaksanaan ANBK Tahun 2021 dapat berjalan lancar tanpa ada kendala berarti.

Baca Juga :   Uskup Weetebula Minta Pendidikan Sebagai Sarana Pewarta Khabar Gembira

Pit mengemukakan, adapun kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan Gladi bersih adalah keterbatasan biaya, jaringan internet yang tidak stabil, pemadaman listrik, ganguan pada computer, keterbatasan guru yang ditunjuk sebagai pelaksana kegiatan. 

Namun, karena kegiatan ini merupakan kegiatan Nasional maka Guru sebagai ujung tombak harus melaksanakan kegiatan ini dengan kemampuannya yang terbatas syukur berjalan dengan lancar.

“Melalui kegiatan ANBK Kompetensi siswa yang diuji pada AKM dan SK, yaitu  kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi), menggunakan bahasa (literasi) dan penguatan pendidikan karakter” kata Pit Moa.

Uniknya menurut Pit Moa, pelaksanaan AKM dan SK ini akan diterapkan ditengah setiap jenjang pendidikan seperti kelas IV, VIII dan kelas XI. Hal ini berdampak positif dimana guru akan termotivasi untuk memperbaiki mutu proses pembelajaran di kelas sejak awal.

“Guru terfokus untuk membekali siswa dengan berbagai kemampuan numerasi, literasi dan karakter siswa” pungkasnya. *** (Muel/008-21),-