Jakarta-SJ……. Sungguh miris penegakam hukum di NTT khususnya di Polresta Kupang Kota yang dialami langsung bukan warga sipil tapi Anggota Polri  sendiri. Fakta membuktikan telah terjadi pengabaian dan lambannya penanganan Laporan seorang Anggota  Polri Bripka Vinsensius  Bosko Heuk,SH di Polresta Kupang Kota. Demikian pres release yang diterima media dari direktur Lembaga Hukum dan Ham  PADMA INDONESIA (Pelayanan Advokasi untuk Keadilan

Jakarta-SJ….. Lembaga  Hukum dan Ham PADMA INDONESIA (Pelayanan  Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian  Indonesia)dan KOMPAK INDONESIA (Koalisi Masyarakat Pemberantasan  Korupsi  Indonesia) sangat mendukung total Dirkrimsus Polda NTT yang baru Kombes Pol  Yudi  Sinlaloe dalam  penegakan hukum Tindak Pidana Korupsi  Bawang Merah Malaka. Demikian diungkapkan direktur Lembaga Hukum dan Ham PADMA INDONESIA sekaligus Ketua KOMPAK INDONESIA Gabriel Goa pada media di

Atambua-SJ…….  Pengajuan Praperadilan Wartawan Sergap.id yang disidangkan di Pengadilan Negeri Kelas 1B Atambua secara marathon dan terbuka untuk umum selama 7 (tujuh) hari berturut- turut, ditolak Hakim tunggal Gustav Bless Kupa, S.H. dalam sidang putusan Kamis (18 /6/2020). Silvester Nahak,S.H, anggota Tim advokat Pemohon, usai putusan penolakan praperadilan itu mengatakan bahwa Timnya menghormati dan menghargai putusan pengadilan. Putusan penolakan praperadilan

Atambua-SJ….. Tim Kuasa hukum Seldy Berek,  jurnalis Sergap.id menyatakan bahwa penetapan kliennya sebagai tersangka adalah wujud rekayasa kasus dan kriminalisasi pers. Untuk membungkam perjuangan jurnalis Seldy dalam melawan korupsi. Hal tersebut terungkap, setelah pihak Polres Malaka telah melakukan manipulasi surat, untuk menjadi bukti,  untuk membungkam Seldy Berek yang merupakan jurnalis anti korupsi. Demikian Disampaikan Ferdinandus  E. Tahu Maktaen, S.H. kepada wartawan,