Tambolaka-SJ……. Wabah corona virus disease 2019 (covid-19)  yang melanda dunia saat ini tidak saja berdampak pada kesehatan, ekonomi, sosial tetapi juga mempengaruhi adat budaya masyarakat sebagai akibat diterapkannya new normal (tatanan hidup baru) oleh Pemerintah dengan menaati anjuran protokol kesehatan yaitu selalu menggunakan masker, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, menjaga jarak serta menjaga imun tubuh manusia. Masyarakat Sumba

Lamboya-SJ……………….. Ribuan penonton meninggalkan arena pasola karena terjadi kericuhan antar dua kelompok yang berlaga di lapangan pasola Lamboya yakni antara kelompok Lamboya Atas dan Lamboya Bawah, Kamis(20/2/2020) pukul 11.00 wita. Dua kelompok  warga Lamboya pelaku atraksi Pasola  saling menyerang dengan melemparkan lembing  justru berubah menjadi perang batu. Hal itu terjadi karena   salah satu peserta pasola jatuh terkena lemparan lembing lawan.

Kodi-SJ……………………… Pasola Rara Winyo sempat diguyur hujan kurang lebih satu jam. Hujan yang sempat mengguyur Lapangan Pasola Rara Winyo Desa Wura Homba Kecamatan Kodi Kabupaten Sumba Barat Selasa (19-02-2020) hingga pukul 11.12 Wita tidak  menyurutkan peserta dari kedua belah pihak untuk menjalankan budaya perang tanding berkuda tersebut. Walaupun rintik hujan, Rato Nyale  tetap melakukan ritual adat untuk dimulainya Pasola di

Kodi-SJ……………… Dandim 1629/SBD, Letkol Kav. Sigit Priyo Utomo tunggang kuda Pasola, sebelum kegiatan pelaksanaan Pasola Homba Kalaiyo Desa Waikaninyo Kecamatan Kodi Bangedo Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Sabtu 15 Februari 2020. Seperti diketahui Kodim 1629/SBD yang merupakan Kodim baru di SBD setelah kabupaten SBD mekar dari Sumba Barat 11 tahun yang lalu. Guna mendekatkan pelayanan pada masyarakat maka pada akhir