Bimtek Pemberdayaan bagi PMI Menjadi Perhatian Serius

Tambolaka-SJ………………. BP3TKI Kupang dan Yayasan Harapan Sumba (YHS) melakukan Bimtek Pemberdayaan Terintegrasi bagi PMI dan Keluarga PMI sebanyak 25 orang. Kegiatan ini dilaksanakan selama 6 hari, dibagi dalam dua bagian penting yakni 2 hari untuk introduksi secara teori di Hotel Sumba Sejahtera (10-11/9) dan 4 hari di Balai Pelatihan Pertanian (BPP), di Desa Watu Kawula Kecamatan  Kota Kabupaten Sumba Barat Daya   (12-15/9) yang difokuskan untuk praktek.

Hadir dalam kegiatan ini perwakilan dari BP3TKI Kupang,  Timotius K.  Subang,  S. Sos bersama tim Bimtek, Kepala Bidang Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kab. Sumba Barat Daya (SBD),  Falentinus bersama staf, Direktur Yayasan Harapan Sumba,  Stefanus Segu  bersama tim fasilitator dan pelatih kreatif.

Dalam sambutannya,  Kepala bidang tenaga kerja dan transmigrasi, Falentinus menyampaikan bahwa dinas yang digeluti saat ini merupakan yang legal melayani PMI untuk mencari kerja di dalam mau pun ke luar negeri.

“Mencari Rupiah disekitar kita melalui wirausaha itu bagus,  sehingga kita tidak perlu bekerja atau mencari kerja di luar negeri” katanya singkat.

Selanjutnya,  Kasi perlindungan dan pengembangan, BP3TKI Kupang, Timotius K. Subang,  S. Sos,  menyampaikan bahwa untuk wilayah Sumba kegiatan ini baru mulai karena kesulitan menemukan mitra lokal. Kegiatan ini melibatkan mitra lokal supaya pasca bimtek ada pendampingan lanjutan.

Timo sapaan akrab  biasa disapa kepala seksi ini  mengharapkan kepada 25 peserta Bimtek yang terpilih dapat mengikuti kegiatan ini sampai selesai dan bisa praktek kembali di lokasi masing-masing.

“Dengan mengelola pengetahuan yang didapat,  PMI bisa menjadi wirausaha”  tegasnya saat  memberi motivasi pada peserta yang hadir.

Direktur Yayasan Harapan Sumba (YHS),  Stefanus Segu,  ST dalam sambutannya mengucapkan terima kasih untuk kepercayaan BP3TKI dalam kerjasama ini. Ucapan senada juga ditujukan kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi,  Kab. Sumba Barat Daya atas kerjasama untuk kegiatan Bimtek bagi PMI.

Baca Juga :   Bupati SBD Lantik 47 Kepala Desa Secara Serentak

YHS mempunyai mimpi untuk membantu wirausaha lokal di desa”, katanya.

Dalam bimtek ini, selama 2 hari di hotel,  peserta disugukan dengan materi-materi yang menarik. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, pak Falentinus, membahas terkait Kebijakan Pemda Kabupaten Sumba Barat Daya dalam hal Pemberdayaan PMI Purna dan Keluarga PMI. Kedua pemateri dari Bank BRI Weetebula, membicarakan khusus terkait manfaat menabung.  Dari BP3TKI, mengintroduksikan terkait pengolahan keuangan yang baik, edukasi keuangan untuk keluarga PMI,  dan juga membahas terkait jenis investasi dan penyaringan gagasan usaha.

Untuk 4 hari praktek Bimtek di BPP,  peserta dilatih oleh tim pelatih dan difasilitasi oleh tim kreatif YHS. Sebelum dilatih,  25 orang peserta disugukan dengan testimoni sukses dan tantangan dalam usaha dari para wirausaha.

Yohanes Ngongo, salah satu pengusaha muda dari Sumba,  membagikan pengalamannya terkait pengalaman sukses berwirausaha, kiat-kiat sukses berwirausaha, dan tips menghadapi tantangan dalam berwirausaha. Pada sisi lain, ibu Siti,  salah satu perempuan sukses dengan menjual kuliner kripik pisang,  fokus memberikan motivasi kepada peserta latih dan juga membagikan tips mengolah kuliner lokal dengan aneka rasa.

Tim pelatih YHS bersama dengan Pa’de FX Bambang K. B. fokus melatih ke 25 peserta terkait pembuatan pupuk cair dan pupuk padat, produksi zat perangsang bunga, buah, fungisida, bagaimana penggunaan fungisida nabati,  teknik meramu minuman sehat dan segar.  (Tim-SJ),-

Leave a Reply

Your email address will not be published.