Berdayakan Masyarakat Lewat Bursa Inovasi Desa

Bupati MDT bersama ibu didampingi Ass 1  F. Adi Llo, Kadis PMD Aleks Saba Kodi, Danrmil 02 Loura Kapt. Mulyono Kapolsek Loura

Tambolaka-SJ………………….Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) melalui dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Gelar Bursa Inovasi Desa di lapangan galatama Desa Radamata Kecamatan Kota Tambolaka-SBD Rabu,(10/10/2018).

Kegiatan yang di buka oleh Bupati SBD tersebut dihadiri oleh anggota DPRD, para pimpinan OPD, para Camat,serta para kepala desa se-kabupaten SBD.

Dalam sambutanya Bupati SBD Markus Dairo Talu, SH mengatakan bahwa melalui alokasi dana desa diharapkan desa dapat memberdayakan dan meningkatkan kemampuan untuk mengatur serta mengurus kepentingan masyarakatnya secara efektif dalam rangka mewujudkan masyarakat desa yang sejahtera. Lebih lanjut Bupati mengatakan bahwa kapasitas desa dalam  menyelenggarakan pembangunan masih sangat terbatas sehingga untuk menjawab persoalan tersebut pemerintah meluncurkan Program Inovasi Desa (PID).

“Sebagai upaya pemerintah dalam menjawab persoalan yang ada maka diluncurkanya Program Inovasi Desa (PID). PID yang diluncurkan pemerintah ini telah melalui  tahapan persiapan, orientasi lapangan, sosialisasi, serta tahap  perencanaan hingga pada saat ini pada pelaksanaan bursa inovasi desa”ungkapnya.

Bupati menjelaskan bahwa PID itu sendiri diharapkan dapat mendorong dan memfasilitasi penguatan kapasitas desa  yang diorientasikan untuk pengembangan ekonomi lokal, baik dalam ranah pengembangan usaha masyarakat desa maupun usaha yang diprakarsai desa melalui badan usaha milik desa.

“Saya sangat berharap bahwa penerapan PID di SBD harus melahirkan inovasi yang luar biasa untuk  mereduksi kegelisahan masyarakat. Penggunaan dana desa melalui proses pengelolaan pengetahuan yang secara sistematis, terencana dan partisipatif  maka akan meningkatkan kapasitas pemerintah desa dalam merencanakan dan melaksanakan kegiatan pembangunan desa secara lebih inovatif dan berkualitas”imbuhnya.

Baca Juga :   BUPATI SUMBA BARAT SERAHKAN KENDARAAN OPERASIONAL BUMDES BANTUAN KEMENTERIAN DESA PDTT
Bupati MDT saat mengunjungi stan Weyk Rangga Roko GKS Mata

Terakhir Bupati juga mengajak  agar tugas  dan tim inovasi kabupaten dan tim  pelaksana inovasi desa juga dituntut harus melaksanakan tugas  ini secara sinergis dalam mempercepat laju pertumbuhan pembangunan SDM dan Ekonomi secara seimbang dalam menciptakan kemandirian desa.

“Saya  mengajak kita sekalian untuk melakukan evaluasi, koreksi dan intropeksi terhadap berbagai terobosan strategis demi terwujudnya kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat dan kemandirian desa” ucap bupati mengakhiri sambutanya.

Ketua panitia penyelenggara Bursa Inovasi Desa, Lodowaik L. Raya, S.Ip kepada media mengatakan Bursa Inovasi Desa memberikan kesempatan kepada pemerintah desa untuk memperoleh  referensi sejumlah gagasan dan  praktek baik yang inovatif guna memperkaya mutu perencanaan dan penganggaran di desa yang selama ini terkesan konvensional dan dapat merubah perencanaan, penganggaran desa yang berkualitas dalam spirit penguatan produktifitas ekonomi desa dan perbaikan pelayanan publik yang berkualitas yang tertuang dalam dokumen RKPDesa dan APBDesa guna mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi perdesaan serta membangun kapasitas desa yang berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat dan kemandirian desa.

Ketua Panitia Lodowaik L. Raya (belakang tengah berdiri) saat berbincang-bincang dengan peserta

“Tujuan Bursa Inovasi Desa ini untuk meningkatkan kapasitas Pemerintah desa dalam merencanakan dan melaksanakan kegiatan pembangunan desa secara lebih inovatif dan        berkualitas” ungkap Lodo kepada media  di sela-sela kegiatan.

Lebih lanjut Lodo menjelaskan tujuan Bursa Inovasi Desa yaitu adanya replikasi ide, gagasan dan praktek terbaik dari pihak lain; meningkatkan efektivitas penggunaan dana di desa melalui proses pengelolaan  pengetahuan secara sistematis, terencana dan partisipatif; memfasilitasi peningkatan kapasitas desa-desa melalui Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa berdasarkan kebutuhan desa dalam mewujudkan replikasi kegiatan inovasi desa; dan meningkatkan kapasitas kelembagaan dan kader pemberdayaan masyarakat desa (KPMD). (JNL),-