BANGUN BANGSA DENGAN KETULUSAN CINTA

Sungguh amat nyaring teriakan pemuda pemudi Terdengar dengan sangat bising pada telinga

Sejenak ada tengok yang mengintip situasi Mungkinkah ada perang yang banyak membantai suka ?

Lantas, diam sedikit bergurau pada Nurani Selepasnya mulai kembali ada canda

Tak terlihat  jelas maksud mata melirik penuh sensasi Hanya saja banyak hiasan curiga

Seperti tombak yang disangka perisai Terbengkalai semua harap untuk tertawa

Kegentaran amarah mengulas emosi Hebatlah luka yang terlukis pada rasa

Semakin tak bisa dibendung prinsip hati Berakar kuat dan bertumbuh dengan lebat sang asa

Hampir lenyap bisingan tak berisi Semua hanya tentang belajar memenuhi akal dengan jasa

Tak ada lagi cela untuk menabur benih letih pada dahi Hanya semangat yang terus membara

Menantikan kemenangan sejati Meluapkan ekspresi bahagia

Karya: Dina Rici Sumiyati, S.Th

Berjuang membangun bangsa menjadi komitmen pemuda pemudi !  Berjuang dengan ketulusan dan Cinta

Melebur menjadi satu tekad utuh agar tujuan tergapai Gerakan gesit semakin dipercepat secara bersama

Pada sempat yang menghampiri Diri dibentur dan dibentuk meski muda yang pemula

Kaki dilatih hingga langkah semakin pasti Tubuh dan mental dicacah agar melepas manja

Tak perlu lontarkan protes demi meratapi Semua hanya tentang jiwa kuat yang perkasa

Bertanding dan bersanding dengan pikiran yang tak sesuai Pemuda pemudi harus berani melawan sakit agar bangsa terus dibangun dengan luar biasa !

Selamat hari sumpah pemuda !

Jadilah pemuda pemudi yang tetap memegang komitmen kuat sebagai pejuang yang membentur dan membentuk diri menjadi pemenang ! Berilah diri untuk semakin kokoh dalam pertandingan melawan luka hingga bangsa tetap dibangun dengan ketulusan Cinta. *** (Karya: Dina Rici Sumiyati, S.Th.).-

Baca Juga :   Bernyanyi Dengan Baik Sama Dengan Berdoa Dua Kali