​RELAWAN MLL SE-DARATAN SUMBA KECEWA DENGAN DPP GOLKAR

Waikabubak-SJ,- Sehubungan dengan beredarnya informasi di media sosial yang menyatakan kemungkinan koalisi antar Partai Golkar dan Partai Nasdem untuk mengusung paket Jack  Uly dan Melki Laka Lena menjadi calon gubernur dan calon wakil gubernur NTT dalam Pilkada serentak tahun 2018, maka Relawan Melki Laka Lena (MLL) se-daratan Sumba mengambil sikap tegas untuk menolak jika DPP Golkar mengeluarkan keputusan tersbut. 
Demikian dikatakan koordinator  Relawan MLL se-daratan Sumba Octa Dapa Talu bersama koordinator 4 kabupaten di Waikabubak, Sabtu 2 September 2017 sore hari. Keputusan ini diambil secara bersama setalah melakukan pertemuan dan diskusi mendalam tentang siapa pemimpin yang pantas memimpin NTT periode 2018-2023 mendatang untuk merubah wajah NTT menjadi lebih baik dan bermartabat. 

Pertemuan relawan MLL yang dipimpin Koordinator Relawan MLL sedaratan Sumba, Octa Dapa Talu
Pertemuan relawan MLL yang dipimpin Koordinator Relawan MLL sedaratan Sumba, Octa Dapa Talu

Komitmen bersama ini ditanda tangani bersama oleh pimpinan relawan tiap kabupaten dan koordinator wilayah Sumba sebagai bentuk keprihatinan akan sikap DPP Partai Golkar yang labil dalam menentukan calon gubernurnya. 

Adapun point-point komitmen yang disepakati bersama tersebut antara lain: 

1. Menolak dengan tegas kader muda Melki Laka Lena menjadi calon wakil gubernur.

2. Menyepakati kader muda Melki Laka Lena menjadi calon gubernur dan mendukung penuh Melki Laka Lena dalam Pilkada 2018.

3. Jika koalisi antar Partai Golkar dan Nasdem tetap mencalonkan Melki Laka Lena menjadi calon wakil gubernur, Relawan MLL  menyarankan agar Partai Golkar berkoalisi dengan partai lain dan mengusung Melki Laka Lena menjadi calon gubernur.

4. Jika Melki Laka Lena tetap menjadi calon wakil gubernur, Relawan Melki Laka Lena sepakat untuk tidak ikut memlih dalam Pilkada NTT atau Golput pada Pilkada 2018.

Kepada media usai penanda tanganan komitmen bersama Relawan MLL se-daratan Sumba tersebut Octa mengatakan kader yang tepat yang dibutuhkan NTT sekarang ini adalah kader muda yang kreatif, gesit, inovatif dan dekat dengan masyarakat. 

Baca Juga :   ​Aliansi Pemuda Untuk Sumba: Koruptor Membunuh Bangsa

“Melki Laka Lena sudah membuktikan hal ini melalui Sayembara Ayo Bangun NTT, MLL sudah keliling ke seluruh kepulauan di NTT dan bahkan masuk kepelosok-pelosok dan berbicara dengan masyarakat di bale-bale. Masyarakat NTT khususnya daratan Sumba menyukai itu dan MLL dan sebagai calon gubernur MLL sudah unggul dalam survey, lalu apa alasan DPP Golkar belum menentukan sikap untuk mengusung MLL sebagai calon gurbernur? Itu menjadi tanda tanya besar buat kami” ungkap Octa yang kecewa dengan sikap DPP Golkar.

Lebih lanjut Octa menegaskan jika Golkar tidak mengusung Melki Laka Lena  sabagai calon gubernur dalam Pilkada 2018 nanti, itu berarti Partai Golkar adalah partai yang lemah dan tidak mempunyai pendirian. 

“Partai Gokar lebih mementingkan pribadinya daripada kepentingan masyarakat besar di NTT ini, oleh karena itu secara tegas kami tolak jika Golkar tidak mencalonkan Melki dalam pilgub nanti” ungkapnya tegas. 

“kami tidak membenci seorang Jack Uly, kami bukan tidak suka dengan Partai Nasdem, tapi kami butuh pemimpin muda NTT yang bisa membawa perubahan,  pemimpin tua selama ini sudah membuktikan tidak mampu membuat perubahan itu, kami butuh pemimpin yang bersifat seorang negarawan bukan seorang pemimpin politikus, dan Melki Laka Lena adalah figur yang tepat dan harga mati buat kami, dan ingat jika Melki tidak maju sebagai calon gubernur kami lebih memilih golput daripada suara kami sia-sia” tegasnya.  

Hal senada juga diungkapkan oleh Gerson Ndua Ate simpatisan asal Sumba Barat yang menyayangkan jika kader muda yang lagi naik daun sekarang ini dan sudah mendapat simpatik dari kaum muda di NTT menjadi calon wakil gubernur. 

“kaum muda sudah menunjukan kecintaannya pada kader muda Melki Laka Lena, dan buat kami Melki Laka Lena adalah harga mati untuk menjadi gubernur NTT periode 2018-2023” ujarnya. 

Baca Juga :   Pilkada SBD Jangan Memecah belah hubungan persaudaraan

Lebih lanjut Gerson berharap DPP Partai Golkar mau mengambil sikap dan menghargai upaya yang sudah dilakukan oleh Relawan MLL di NTT. 

Melki Laka Lena, Calon Gubernur NTT
Melki Laka Lena, Calon Gubernur NTT

“suara dari daratan Sumba adalah  penentu dalam Pilkada Gubernur selama ini, jika bukan Melki Laka Lena yang menjadi calon gubernur, kami tidak akan memilih dan lebih baik menjadi golput saja” pungkasnya. (OC$),-

One comment

  1. Menjadi tanggungjawab MLL untuk memberikan pencerahan. Apa lagi sikap ini mewakili NTT. NTT luas pak. Dan kita memilih pemimpin NTT. Bukan pemimpin untuk kelompok tertentu sehingga harus dicernah sedalam mungkin demi kemajuan NTT.

Leave a Reply

Your email address will not be published.