​GRACE ORA TEKANKAN PENATAAN KOTA YANG LEBIH BAIK

Waikabubak-SJ.,.. Bertempat di aula kantor kecamatan Kota Waikabubak Sumba Barat, pada Kamis 11 Januari 2018 yang lalu diselenggarakan Rapat Akhir Tahun 2017 antara seluruh unsur pimpinan wilayah dari tingkat kecamatan hingga ke dusun-dusun se-kecamatan Kota Waikabubak Sumba Barat. 
Tampak hadir dalam rapat akhir tahun 2017 tersebut semua Babinsa, Babinkamtibmas, Kepala Desa, Lurah, Kaur, Kadus, Kasie desa/keluarahan, ,ketua  LPM, ketua BPD, PKK, para Kepala sekolah, Kapus Puuweri, kepala  BPP Puuweri, fasilitator/pendamping semua program se-Kecamatan  Kota. 

Camat Kota Grace W.  Ora, S.Si
Camat Kota Grace W.  Ora, S.Si

Camat Kota Grace W.  Ora, S.Si yang memimpin langsung rapat koordinasi ini masih menitik beratkan pada penertiban penduduk, penataan kota yang lebih baik,  bebas sampah dan bebas kota kumuh. 
Grace Ora menekankan target kecamatan Kota Waikabubak meraih Adipura dan juga menghimbau agar kegiatan sosialisasi ke warga masyarakat lewat program Jumat bersih agar warga diwilayah kerja sadar akan kebersihan. 

Dalam Rapat Koordinasi tersebut dihasilkan 10 Rekomendasi yang menjadi kesepakatan bersama yaitu: 

1. Semua Kades yg baru terlantik wajib membuat program.kerja 100 hari, karena itu dibutuhkan kreativitas, inovasi, trik lapangan, strategi jitu masing-masing  dengan  pendekatan persuasif pada masyarkat sehingga ada partisipasi dan dukungan  masyarakat.

2. Semua kades wajib pelajari dan kuasai semua regulasi yang ada terutama regulasi yang berhubungan  dengan pengelolaan dana desa sehingga dapat mengelola dana desa dengan baik tanpa penyimpangan. 

3. Semua kades/lurah harus rajin-rajin  turun ke bawah sehingga penuhi “3 kenali”: (kenali warga, kebnali wilayah dan kenali kebutuhan/permasalahan lapangan). 

4. Jalin koordinasi intensif dengan Babinsa, Babinkamtibmas yang bertugas di wilayah masing-masing serta tingkatkan peran Linmas dan Stakeholder lainnya di desa/kelurahan untuk menciptakakan situasi trantibmas yang kondusif. 

Baca Juga :   Camat Tana Righu: Penyaluran Dana Desa Sudah Sesuai Regulasi

6. Dukung gerakan hidup hemat. 

5. Semua kades/lurah harus mampu bersinergi dengan semua pihak (kolaborasi multi pihak), harus proaktif menggali potensi di dess/kelurahan  masing-masing untuk menjadi produk inovasi untuk tingkatkan ekonomi masyarakat.

 7. Lakukan rakor tiap bulan, tertib administrasi, tingkatkan pelayanan publik tiap hari di kantor desa, terapkan jam kerja tiap hari jam 6 semua petani wajib masuk kebun/sawah. 

8. Hidupkan BUMDES. 

9.Terkait kelangkaan pupuk pihak kecamata akan segera koordinasi dengan dinas pertanian. 

10. Genjot pelunasan PBB (pajak bumi bangunan) 2017 bagi desa/kelurahan yang belum melunaskan. (AH),- 

Leave a Reply

Your email address will not be published.